29 October, 2016

Cara menahan ngantuk untuk waktu 3 sampai 4 hari.

         Mengantuk adalah respon tubuh saat otak membutuhkan istirahat. Sering mengantuk di siang hari dapat menandakan; Tidak cukupnya waktu tidur di malam hari (dianjurkan minimal 6-8 jam)
• Gangguan tidur, misalnya insomnia, sleep apnea atau narkolepsi.
• Memiliki jam tidur yang tidak teratur, misalnya seseorang yang bekerja dengan sistem shift atau mempunyai kebiasaan begadang.
• Obat-obatan, seperti antihistamin. (antialergi), obat penenang atau obat tidur.
• Anemia.
• Stress, depresi, cemas, rasa bosan.
• Hipotiroidisme.
• Hipernatremia atau hiponatremia.
• Kelebihan kalsium dalam darah atau hiperkalsemia.
• Memiliki penyakit kronis seperti diabetes. dll

      Menguap Belum Tentu Mengantuk.
     Semua orang pasti pernah menguap, baik tua maupun muda dan sampai detik ini alasan menguap diluar waktu jam tidur masih belum jelas alasannya. Banyak ahli yang masih memperdebatkan hingga melahirkan teori yang berbeda-beda berkaitan dengan alasan manusia menguap.
Penyimpulan nalar awam menguap itu sangat erat kaitannya dengan mengatuk, kelelahan, mengalami gangguan tidur, dll.
Sebuah teori yang datang dari Andrew C. Gallup, PhD, seorang peneliti dari Universitas Princeton, Amerika Serikat. Gallup mengatakan, bahwa manusia menguap karena untuk mendinginkan otak. Menurutnya, ketika manusia menguap, mulut akan melakukan peregangan rahang yang sangat kuat, sehingga bisa meningkatkan aliran darah pada leher, wajah dan kepala. Hal itu bisa membantu mengeluarkan hawa panas pada otak. Ketika mengambil napas dalam-dalam saat menguap, udara dingin akan masuk ke dalam rongga sinus dan sekitar arteri karotis menuju ke otak kembali.
Jadi kesimpulan Andrew C. Gallup, PhD, menguap bisa mengeluarkan hawa panas pada otak dan menggantinya dengan hawa dingin.

       Menguap bisa menular.
      Saat melihat orang menguap, secara tidak sadar, seseorang didekatnya pun akan ikut menguap. Kesimpulan awamnya, manusia menguap bersifat menular dan menjadi tanda cara manusia berempati.
Seorang dokter dari Universitas Geneva,   Swiss,  Adrian G. Guggisberg, MD, Dia menyimpulkan dari cara melihat efek menularnya sebagai petunjuk utamanya yaitu menguap. Menurutnya, makin banyak orang yang mudah tertular  dengan menguap, maka makin baik pula kemampuan mereka berempati.
Jadi sudah jelas bahwa menguap yang terjadi pada manusia memiliki efek sosial yang sangat baik, menurutnya.
Dokter Adrian G. Guggisberg, MD, pun
menyebutkan, selama ini aktivitas menguap dikaitkan dengan rasa bosan atau mengantuk. Dia pun mengasumsikan, bahwa orang yang menguap saat berkomunikasi dengan seseorang menjadi tanda orang tersebut tidak nyaman selama sesi perbincangan.

       Menahan kantuk bukanlah sesuatu hal yang salah, jika selama tidak mengganggu kesehatan tubuhnya. Banyak orang menahan kantuknya hanya untuk melakukan hal-hal yang tidak penting.
Namun banyak juga diantara mereka melakukan aktivitas penting dan cenderung sangat membahayakan keselamatan jiwa mereka saat menahan kantuk mereka.
Berikut adalah cara sederhana membuat mata kembali segar setelah meminumnya

Bahan-bahan;
Teh secukupnya.
Gula 1 sendok teh.
Penyedap rasa sepucuk sendok teh.

Cara membuat;
Masukkan teh dan gula pada air mendidih kedalam gelas, hal ini seperti cara membuat air minum teh pada umumnya dan jangan terlalu manis, usahakan rasa manisnya, manis-manis jambu.
Kemudian aduk-aduk sampai gula benar-benar larut dan masukkan penyedap rasa sepucuk sendok teh. Lalu aduk-aduk kembali.
Lalu minum saat posisi hangat-hangat kuku.

Berikut adalah cara sederhana lainya;
Bahan-bahan;
Bubuk Kopi 1 sendok makan.
Garam   sepucuk sendok teh.

Cara membuat;
Masukan bubuk kopi kedalam gelas dan masukan pula garam. Kemudian seduh dengan air panas dan aduk sampai rata.
Lalu minum di saat posisi hangat hangat kuku.

Syarat dan keterangan;
>  Usahakan jangan mencuci muka atau pun mandi, karena rasa kantuk dapat ditahan selama 3-5 hari.
>  Dilarang membuatnya terlalu sering, karena dapat mengakibatkan kerusakan otak (gila).
>  Usahakan membuatnya direntang waktu 3 - 6 bulan 1 kali meminumnya.

      Demikian sedikit informasi mengenai cara menahan kantuk. Semoga bermanfaat dan sukses. Sekian dan terima kasih.

17 October, 2016

Cara membasmi pohon pisang

        Pohon pisang banyak dijumpai diseluruh wilayah tropis negara Indonesia.
Pisang dimasukkan dalam suku Musaceae yaitu tumbuhan terna raksasa berdaun lebar memanjang.
Musa acuminata, M. balbisiana, dan M. ×paradisiaca  adalah dari beberapa jenis pisang penghasil buah  dan namanya disamakan.
Berikut adalah klasifikasinya.

    Klasifikasi.
Kerajaan  : Plantae
Divisi       : Magnoliophyta
Kelas       : Liliopsida
Ordo        : Musales
Famili       : Musaceae
Genus      : Musa
Spesies    :
M. acuminata
M. balbisiana
M. ×paradisiaca
M. sapientum

    Pohon pisang termasuk jenis tumbuhan yang paling sulit dibunuh sampai tuntas. Jika ditebang sampai habis lalu dibakar sampai gosong.
Pisang akan tetap tumbuh lagi dan lagi.
Tentu ini sangat memusingkan bagi para petani.

    Sebenarnya pohon pisang memiliki kandungan unsur kalium dan phosfat yang cukup tinggi.
Jika pohonnya mati, maka proses pelapukannya sangat baik untuk kesehatan tanah.

    Pembunuhan pohon pisang secara kimia dapat dilakukan dengan herbisida bersifat glifosat dan cara kerjanya sebagai berikut ;

      Bahan-bahan ;
• Round up.
• Bambu.

Cara membuat ;
Potong bambu dan sisik sampai berbentuk seperti tusuk sate.
Namun jangan terlalu kecil dan bulat ukuran sebesar pohon cabe dewasa.

Cara membuat media  perendaman ;
Rendam bambu dengan Round up selama 24 jam dan dosis 250 cc dicampur 1 liter air bersih.

Cara kerja dilapangan ;
Pohon pisang ditebang dengan golok / sebelumnya sudah ditebang.
Kemudian tancapkan bambu rendaman round up tadi, ditengah pohon / pusat inti tumbuhnya tunas baru.

Catatan ;
Untuk penancapan potongan bambu harus tegak lurus atau tidak dianjurkan miring dan 1 bambu digunakan untuk 1 tunggul pisang.

      Untuk hasil maksimal dari metode ini tergantung dari ketelitian.
Semoga bermanfaat dan sukses.
Demikian sedikit informasi mengenai cara sederhana membunuh / membasmi pohon pisang.
     Sekian dan terimakasih.

03 October, 2016

Cara mengetahui kandungan herbisida pada tanah

     Herbisida atau lebih dikenal dengan istilah racun pembasmi gulma (rumput).
Herbisida dibagi menjadi beberapa kelompok yaitu herbisida bersifat sistemik, kontak, glifosat dan masih banyak lagi yang disesuaikan dengan fungsinya masing-masing.
Pada umumnya penggunaan herbisida dianggap sangat penting keberadaannya, karena dapat menekan pertumbuhan gulma, namun dampak yang ditimbulkan relatif kecil dan tidak ramah dengan lingkungan.

     Cara kerja herbisida relatif singkat, hanya dengan hitungan hari, gulma akan mati hingga sampai keakar-akarnya, oleh sebab itulah penggunaan herbisida tidak dianjurkan untuk tanaman yang rentan dengan herbisida.
Pada umumnya produsen herbisida akan menyesuaikan gulma sasaran dan non sasaran, artinya herbisida tersebut akan membunuh gulma tertentu yang telah disesuaikan dan semua itu dapat dibaca pada label produk tersebut.

     Kontaminasi herbisida dalam tanah dapat diketahui menggunakan metode sederhana sebagai berikut.
Metode ini sering digunakan untuk mengukur kesuburan dan kadar racun di dalam tanah.
Berikut adalah cara sederhana yang harus dilakukan ;
     Bahan-bahan;
• Gelas kaca/gelas plastik bening.
• Sendok/kayu.
• Air mineral/bersih.
 
      Cara kerjanya;
   Siapkan bahan-bahan diatas untuk melakukan kegiatan ini.
1). Masukan air kedalam gelas tersebut dengan ukuran 50 ml.
2). Ambil tanahnya dan masukan kedalam gelas berisi air tersebut.
3). Kemudian aduk sampai tanah tersebut larut kedalam air.
4). Diamkan dan amati beberapa menit sampai air didalam gelas tersebut menjadi tenang.
5). Setelah air itu tenang, maka endapannya akan terlihat.
6). Jika penggunaan dosis herbisida tersebut sedikit, maka endapan air akan tampak lebih banyak dan begitu juga sebaliknya.

    Cara ini cukup efektif untuk menjadi acuan untuk masa tanam berikutnya, karena dapat menjadi acuan untuk menggunakan herbisida yang lebih bijak.
Semoga bermanfaat dan sukses.

04 September, 2016

Pertolongan pertama mengatasi keracunan herbisida

    Profesi sebagai seorang petani tidak dapat dipisahkan dari pestisida dari golongan herbisida.
Herbisida adalah racun pembasmi rumput atau gulma.
Biasanya petani menggunakan herbisida untuk mengurangi jangka waktu pembersihan lahan dari gulma yang dianggap sebagai pengganggu dan dianggap sebagai penghambat pertumbuhan tanaman.

    Herbisida dibuat dengan berbagai macam sifat yaitu glifosat, kontak dan sistemik.
Pada umumnya perbedaan tersebut disebabkan oleh sifat dari sasaran gulma itu sendiri.
Akibatnya banyak dari sahabat petani kurang memperhatikan masalah ini dan kecerobohan dalam aplikasinya pun kurang memperhatikan standar keamanan dalam penggunaannya.

     Semakin majunya teknologi informasi pertanian. Maka semakin banyak produk dari brand-brand herbisida dijumpai di toko-toko pertanian.
Setiap produknya memiliki zat kimia yang berbeda-beda dan mempunyai tingkat akurasi kematian gulma bervariasi.

    Herbisida terdapat dua yaitu herbisida menurut aplikasinya adalah herbisida pra tumbuh (preemergence herbicide) dan herbisida pasca tumbuh (postemergence herbicide).
Pada umumnya herbisida bekerja dengan mengganggu proses anabolisme senyawa penting seperti pati, asam lemak atau asam amino melalui kompetisi dengan senyawa yang "normal" dalam proses tersebut. Herbisida menjadi kompetitor karena memiliki struktur yang mirip dan menjadi kosubstrat yang dikenali oleh enzim yang menjadi sasarannya.
Cara kerja lainnya adalah dengan mengganggu keseimbangan produksi bahan-bahan kimia yang diperlukan tumbuhan.

     Herbisida adalah jenis racun pembasmi rumput yang berbahaya bagi penggunanya. Karena jika tidak mengikuti standar keamanan, maka dapat mengakibatkan keracunan herbisida.
Biasanya kepala menjadi pusing dan jika tidak cepat ditangani kondisi tubuh akan semakin lemah, tidak bisa makan minum karena lidah dan tenggorokan melepuh. Fungsi ginjal mulai terganggu, bahkan sampai harus cuci darah. Hatipun mengalami gangguan, mata makin kuning dan enzim hati makin tinggi. Timbul infeksi paru-paru dan sesak nafas, gagal nafas dan berakhir dengan kematian.

     Saat terjadi keracunan herbisida harus dibawa kerumah sakit terdekat. Jika tidak segera ditolong. Maka yang terjadi akan seperti penjelasan diatas.
Kemudian pertolongan pertama dilapangan dapat menggunakan metode dibawah ini.
Karena metode dibawah ini berfungsi untuk mengeluarkan racun yang telah terhirup tanpa sengaja ataupun terminum.
Efek samping yang akan ditimbulkan adalah muntah-mutah saat beberapa waktu di minumkan dan kemudian tubuh menjadi lemas.
Berikut adalah cara melakukan pertolongan pertama saat keracunan herbisida.

Bahan utama;
• Tanah liat putih secukupnya.
• Air.

Cara membuat dan aplikasinya;
    Tanah liat putih / lempung putih di campur menggunakan air, kemudian di saring lalu diminumkan.
Tanda-tanda keluarnya racun adanya tanda muntah-muntah.
Setelah beberapa jam minum susu putih dengan diberi garam secukupnya.

Catatan;
Setelah menggunakan metode ini, sebaiknya korban segera dibawa keklinik atau rumah sakit terdekat, supaya mendapatkan perawatan medis yang cukup untuk pemulihan kondisi tubuh yang telah terkontaminasi bahan aktif herbisida.
Untuk menghindari terjadinya efek samping keracunan herbisida gunakan lah standar keamanan yang baik dan minum air kelapa muda atau minum 1 buah perasan air jeruk nipis dicampur 1 sendok makan madu murni setiap habis menyiang gulma atau menyemprot gulma.

   Demikianlah sedikit informasi mengenai pertolongan pertama saat keracunan herbisida.
Semoga bermanfaat dan sukses serta memberikan solusi bagi sahabat petani.
Sekian dan terimakasih.

Cara membuat vitamin B3 untuk tanaman

     Metabolisme berasal dari bahasa Yunani, yaitu “metabolismos” yang berarti “perubahan“.
Secara umum pengertian “metabolisme” adalah semua proses atau reaksi kimia yang terjadi didalam organisme hidup atau makhluk hidup dan termasuk yang terjadi ditingkat selular.
Metabolisme tidak hanya terjadi pada manusia dan hewan, namun tumbuhan juga mengalami metabolisme tersebut.
Proses metabolisme sebenarnya selalu menggunakan enzim sebagai katalisatornya, oleh sebab itu metabolisme  juga disebut dengan reaksi enzimatis. Reaksi-reaksi tersebut adalah dasar dari kehidupan makhluk hidup (dalam hal ini adalah tumbuhan atau tanaman), yang membuat sel dapat tumbuh serta bereproduksi, mempertahankan strukturnya dan merespon lingkungannya. Metabolisme berpengaruh terhadap kondisi kesehatan tanaman, laju pertumbuhan, kesuburan dan kemampuan tumbuhan untuk berproduksi.
Metabolisme sangat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan tumbuhan , laju pertumbuhan, kesuburan dan kemampuan tumbuhan untuk berproduksi.

     Pada dasarnya tumbuhan memiliki kemampuan untuk menghasilkan metabolit sekundernya sendiri.
Metabolit tersebut berguna sebagai perlindungan diri dari serangan bakteri dan patogen (jamur).
Selain itu tumbuhan juga dapat menghasilkan vitamin dan hormonnya.
Vitamin dan hormon tersebut berperan penting dalam mengendalikan dan mengkoordinasikan perkembangan dan pertumbuhan.

    Metabolisme pada tumbuhan terdiri dari 2 proses diantaranya adalah anabolisme dan katabolisme.

a. Anabolisme adalah semua proses (reaksi kimia) penyusunan zat kompleks dari zat yang lebih sederhana. Anabolisme meliputi pembentukan senyawa yang lebih besar dari molekul-molekul yang lebih kecil. Molekul tersebut terdiri dari protein, pati, selulosa, lemak dan asam lemak. Proses anabolisme membutuhkan energi.

b. Katabolisme adalah kebalikan dari anabolisme, yaitu semua proses (reaksi kimia) pemecahan zat kompleks menjadi zat lebih sederhana. Pada proses katabolisme akan menghasilkan energi yang berupa adenosin triphosphate.

     Ketika proses metabolisme pada tumbuhan / tanaman berjalan dengan tidak baik dan tanaman tidak mampu lagi menghasilkan vitamin untuk dirinya sendiri, maka dapat memfaatkan vitamin untuk manusia yang dapat dibeli diapotik-apotik terdekat.
Vitamin B3 dapat dimanfaatkan secara baik, untuk meningkatkan metabolisme tanaman dan untuk menunjang enzim-enzim menjadi protein.
Secara umum Vitamin B3 mengandung niasinamida yang sangat dibutuhkan oleh berbagai sel jaringan tumbuhan atau tanaman. Karena salah satu fungsi vitamin B3 adalah menghasilkan NAD atau dikenal dengan subtrat enzim, maka  subtrat enzim dapat memodifikasi protein  yang berguna untuk semua organisme hidup (makhluk hidup) termasuk juga tumbuh-tumbuhan atau tanaman.
Mikroba yang ada didalam tanah juga dapat mensintesis NAD, untuk transformasi energi dan pembentukan selnya. Semakin besar kadar niasin, maka mikroba dapat dengan mudah mensintesis kebutuhan tanaman berupa asam amino golongan asam aspartat dan triftopan. Kedua asam amino tersebut sifatnya menyusun protein bagi jaringan tanaman yang menyerapnya.

    

Terdapat dua cara dalam menggunakan vitamin B3 untuk meningkatkan metabolisme pada tanaman. Cara pertama adalah cara instan yaitu digunakan secara langsung tanpa fermentasi dan cara kedua adalah dengan difermentasi terlebih dahulu. Berikut caranya memanfaatkan vitamin B3;

1. Penggunaan vitamin B3 cara instan.
      Bahan-bahan;
1). Vitamin B3    1 tablet
2). Air cucian beras (leri)  1 liter

Cara membuat;
1 tablet vitamin B3 ditumbuk sampai halus, kemudian larutkan dengan 1 liter air cucian beras atau air leri. Kemudian diaduk-aduk sampai tercampur rata.

Cara aplikasi;
Kocorkan 200 ml untuk setiap tanaman dan disemprotkan kedaun atau seluruh bagian batang tanaman.

2. Penggunaan Vitamin B3 dengan cara fermentasi.
Fermentasi dilakukan secara anaerob karena vitamin B3 bisa larut dalam proses ester (fermentasi etanol) tertutup. Berikut ini cara fermentasinya;
     Bahan-bahan;
1). Vitamin B3    1 tablet
2). Air leri    100 ml
3). Air kumur-kumur  (air mulut) 280 ml
4). Air gula merah/pasir  20 ml
5). Botol bekas air mineral ukuran 600 ml

Cara membuat;
Haluskan vitamin B3 sampai lembut, lalu masukkan semua bahan kedalam botol bekas air mineral, simpan ditempat teduh dan terhindar dari sinar matahari. Setiap 2 hari sekali kocok-kocok sebentar. Setelah 5 - 7 hari, larutan tersebut baru dapat digunakan.

Cara Aplikasi;
Campurkan 2 tutup botol cairan fermentasi dengan 3 liter air. Kemudian semprotkan pada daun dan seluruh bagian tanaman. Untuk kocor, siramkan 200 ml larutan untuk setiap tanaman.

     Demikian sedikit informasi mengenai metabolisme dan pengaruhnya terhadap tanaman. Serta cara memanfaatkan vitamin B3 untuk membantu proses metabolisme pada tanaman.
Semoga bermanfaat dan sukses.

28 August, 2016

Mengenal EM4

   EM-4 atau lebih dikenal dengan kepanjangan dari effective microorganisms 4 untuk tanaman yaitu bakteri fermentasi berbahan organik tanah yang menyuburkan dan menyehatkan tanaman.
Dari hasil seleksi alami mikrooganisme fermentasi dan sintetik didalam tanah terciptalah EM.

   Em mengandung bakteri fermentasi dari genus Lactobacillus, Jamur permentasi Actinomycetes Bakteri fotosintetik Bakteri pelarut fosfat dan ragi.
Untuk memfermentasi bahan organik didalam tanah menjadi unsur-unsur organik dan meningkatkan kesuburan tanah serta produktivitas tanaman.

  Em sangat cocok untuk tanaman perkebunan, holtikultura, padi dan palawija, karena sifatnya yang tidak beracun dan tidak menimbulkan pencemaran.
Komposisi jenis bakteri dan kandungan zat hara EM-4 adalah sebagai berikut.
Komposisi EM-4;
Jenis bakteri dan jumlah (sel/ml) ;
- Total plate count : 2,8 x 10⁶.
- Bakteri pelarut fosfat : 3,4 x 10⁵.
- Lactobacillus : 3,0 x 10⁵.
- Yeast 1,95 x 10³
- Actinomycetes : +.
- Bakteri fotosintetik : +.
- E,coli : 0.
- Salmonella : 0.

Kandungan zat hara  dan jumlah;
- C-Organik : 1,88% w/w.
- Nitrogen : 0,68% w/w.
- P2O5 : 136,78% ppm.
- K2O : 8403,70% ppm.
- Alumunium, Al : < 0,01 ppm.
- Calsium, Ca : 3062,29 ppm.
- Copper, Cu : 1,14 ppm.
- Iron, Fe : 129,38 ppm.
- Magnesium, Mg : 401,58 ppm.
- Mangan, Mn : 4,00 ppm.
- Sodium, Na : 145,68 ppm.
- Nickel, Ni : < 0,05 ppm.
- Zinc, Zn : 1,39 ppm.
- Boron, B : <0,0002 ppm.
- Chlorida, Cl : 2429,54 ppm.
- Ph : 3,73.

Dikutip dari  Lab. MIPA IPB 026/ IPBCC/ An-Milk/ 6/ 11.
Lab. EMRO INC, JAPAN 2011.

Kegunaan Em4 ;

Memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah.
Meningkatkan produksi tanaman dan menjaga kestabilan produksi.
Memfermentasi dan mendekomposisi bahan organik tanah dengan cepet (bokasi).
Menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman dan menyehatkan tanaman.

Petunjuk pemakaian Em4;
1. Pembuatan pupuk organik bokasi padat.
Campurkan bahan-bahan organik secara merata, siramkan larutan EM4 yang telah dicampur dengan gula/molase dan air (1:1:50) buat adonan dengan kadar air 30-40%, Selanjutnya fermentasi selama 1 minggu dalam keadaan tertutup. Pupuk siap digunakan setelah diangin-anginkan. 1 liter EM4 cukup membuat 1 ton pupuk organik padat bokasi. Pupuk organik dapat digunakan sebagai pupuk dasar.

2. Pembuatan pupuk bokasi cair.
Campurkan 1 liter EM4 + 1liter molase + 50 liter air, tambahkan 20 kg kotoran ternak dan aduk secara merata, kemudian fermentasi selama 2 minggu. Pupuk organik bokashi cair dapat digunakan susulan untuk pemeliharaan m

Aplikasi ;
Tanaman hias/ bunga-bungaan.
- Supplir - Euporbia.
- Anggrek - Crisantium.
Dosis dan jangka waktu;
Bokashi padat/ pupuk dasar 2-5 kg/tan untuk jangka waktu 4-6 bulan.
Bokashi cair : 100 cc/liter untuk jangka waktu 1 minggu sekali.
EM-4  : 100 cc/liter untuk jangka waktu 2 minggu sekali.

Tanaman sayur-mayur.
- Selada   - Wortel.
- Kubis     - Bawang-bawangan.
- Cabe - Tomat.
Dosis
Bokashi padat/ pupuk dasar 3-5 ton/ha untuk jangka waktu 1 kali sebagai pupuk dasar.
Bokashi cair : 100 cc/liter untuk jangka waktu 1 minggu sekali.
EM-4 : 10cc/liter untuk jangka waktu 2 minggu sekali.

Tanaman pangan ;
- Padi - Kentang.
- Jagung - Kedelai.
- Singkong.
Dosis pemakaian;
Bokashi padat/ pupuk dasar 5-10 ton/ha untuk jangka waktu 1 kali sebagai pupuk dasar.
Bokashi cair : 100cc/liter untuk jangka waktu 1 minggu sekali.
EM-4 10cc/liter untuk jangka waktu 2 minggu sekali.

Tanaman perkebunan ;
- Lada - Coklat.
- Karet - Tebu.
- Kopi - Cengkeh.
- Teh - Kelapa sawit.
Dosis pemakaian;
Bokashi padat/ pupuk dasar 5-10/ha untuk jangka waktu 3-4 bulan sekali.
Bokashi cair 100cc/liter untuk jangka waktu 1 minggu sekali.
EM-4 10cc/ liter untuk jangka waktu 2 minggu sekali.

Tanaman buah-buahan.
- Mangga - Jambu.
- Jeruk.
Dosis pemakaian;
Bokashi padat 3-5 ton/ha untuk jangka waktu 3-4bulan sekali.
Bokashi cair 100 cc/liter untuk jangka waktu 1 minggu sekali.
EM-4 10 cc/liter untuk jangka waktu 2 minggu sekali.

   Demikian lah sedikit informasi tentang mengenal EM4 sekaligus cara membuat pupuk organik menggunakan EM4 dan menjelaskan apa itu EM4.
Semoga bermanfaat dan sukses.
Sekian dan terimakasih.

23 August, 2016

Cara membasmi anak kayu.

    Anak kayu adalah tumbuhan berbatang keras dan jenisnya sangat beragam.
Pembasmian anak kayu dapat dibedakan dari jenis daun dan karakter pohonnya.

      Halaman ini akan membahas sedikit tentang cara mengatasi anak kayu agar hasil penyemprotan mendapatkan hasil maksimal.
Berikut ini adalah cara mengenal karakter anak kayu dari jenis dan ciri-ciri daunnya.
1. Berdaun lebar, kasar dan berbulu;
- Anak kayu jenis seperti ini, biasanya lebih mudah dibunuh.
- Herbisida yang digunakan adalah herbisida bersifat sistemik dan bersifat kontak.
- Namun ada beberapa jenis anak kayu yang dapat dibasmi menggunakan herbisida bersifat glifosat.

2. Berdaun lebar atau sempit, tidak kasar dan mengkilap;
- Anak kayu jenis seperti ini lebih sulit dibunuh.
- Herbisida yang digunakan adalah herbisida bersifat kontak dan sistemik.
- Namun membutuhkan rotasi dan dosis yang lebih tinggi.

Cara penyemprotan ;
     Waktu penyemprotan yang paling baik dilakukan pada saat pagi hari dan usahakan air embun telah turun ke tanah.
Karena adanya embun yang menempel pada permukaan daun dan sela-sela batang dapat mempengaruhi jatuhnya embun beracun.
Cara pencampuran herbisida pun harus diperhatikan, berikut adalah penjelasannya.

     Ciri-ciri daun nomor 1;
- Gunakan herbisida bersifat glifosat dan sistemik dengan dosis 60 cc dan 40 cc atau 2 tutupnya untuk 10-15 liter air bersih.

    Ciri-ciri daun nomor 2;
- Anak kayu jenis ini biasanya sangat membandel dan kebal dengan penyemprotan.
- Cara yang dapat dilakukan harus menggunakan sistem manual.
- Cara pertama harus melukai kulit pohonnya sampai menembus selaput  kayu menggunakan pisau atau golok.
Kemudian olesi luka tersebut menggunakan herbisida bersifat sistemik.

    Demikian lah sedikit informasi mengenai cara membasmi anak kayu.
Semoga bermanfaat dan sukses.
Sekian dan terimakasih.