28 February, 2016

Asap cair sebagai pestisida dan pembeku getah.

       Asap cair (bahasa Inggris: wood vinegar, liquid smoke) merupakan suatu hasil kondensasi atau pengembunan dari uap hasil pembakaran secara langsung maupun tidak langsung dari bahan-bahan yang banyak mengandung lignin, selulosa, hemiselulosa serta senyawa karbon lainnya.  
     Bahan baku yang banyak digunakan antara lain berbagai macam jenis kayu, bongkol kelapa sawit, tempurung kelapa, sekam, ampas atau serbuk gergaji kayu dan lain sebagainya.
Selama pembakaran, komponen dari kayu akan mengalami pirolisa menghasilkan berbagai macam senyawa antara lain fenol, karbonil, asam, furan, alkohol, lakton, hidrokarbon, polisiklik aromatik dan lain sebagainya.

    Asap cair mempunyai berbagai sifat fungsional, seperti ; untuk memberi aroma, rasa dan warna karena adanya senyawa fenol dan karbonil ; sebagai bahan pengawet alami karena mengandung senyawa fenol dan asam yang berperan sebagai antibakteri dan antioksidan ; sebagai bahan koagulan lateks pengganti asam format serta membantu pembentukan warna coklat pada produk sit.

      Proses pembentukan dan terjadinya asap cair. 
      Asap cair kasar (sebelum penyaringan) memiliki warna hitam pekat.
Asap merupakan sistem komplek yang terdiri dari fase cairan terdispersi dan medium gas sebagai pendispersi.

     Asap diproduksi dengan cara pembakaran tidak sempurna yang melibatkan reaksi dekomposisi konstituen polimer menjadi senyawa organik dengan berat molekul rendah karena pengaruh panas yang meliputi reaksi oksidasi, polimerisasi dan kondensasi.
Jumlah partikel padatan dan cairan dalam medium gas menentukan kepadatan asap. Selain itu asap juga memberikan pengaruh warna rasa dan aroma pada medium pendispersi gas.

    Sifat dari asap cair dipengaruhi oleh komponen utama yaitu selulosa, hemiselulosa dan lignin yang proporsinya bervariasi tergantung pada jenis bahan yang akan di pirolisis.
Proses pirolisis sendiri melibatkan berbagai proses reaksi diantaranya dekomposisi, oksidasi, polimerisasi dan kondensasi.

    Hemiselulosa adalah komponen kayu yang mengalami pirolisa paling awal menghasilkan fural, furan, asam asetat dan homolognya.
Hemiselulosa tersusun dari pentosan dan heksosan dan rata-rata proporsi ini tergantung pada jenis kayu.
Pirolisis dari pentosan membentuk furfural, fural dan turunannya beserta suatu seri yang panjang dari asam karboksilat.
Selulosa dan pirolisis heksosan bersama-sama membentuk asam asetat dan homolognya.
Dekomposisi hemiselulosa terjadi pada suhu 200-250 °C.

     Fenol dihasilkan dari dekomposisi lignin yang terjadi pada suhu 300 °C.
Proses selanjutnya yaitu pirolisa selulosa menghasilkan senyawa asam asetat dan senyawa karbonil seperti asetaldehid, glikosal dan akreolin.
Pirolisa lignin akan menghasilkan senyawa fenol, guaikol, siringol bersama dengan homolog dan derivatnya.

      Analisis kimia yang dilakukan terhadap asap cair meliputi penentuan fenol, karbonil, keasaman dan indeks pencoklatan.

Jenis BahanFenol (%)Karbonil (%)Keasaman (%)Indeks Pencoklatan (%)
Kayu Jati = 2.7013.587.212.16
Kayu Lamtoro = 2.1010.326.210.96
Tempurng Kelapa = 5.1313.2811.391.18
Kayu Mahoni = 2.1615.236.262.11
Kayu Kamper = 2.208.564.270.55
Kayu Bangkirai = 2.9312.315.550.84
Kayu Kruing = 2.418.725.210.64
Glugu = 3.1612.946.611.16

     Asap cair yang telah dipisahkan dari kandungan tar berat berupa cairan bersifat asam dalam pelarut fase air dan berwarna kuning kecoklatan bergantung pada jenis kayu. Berdasarkan hasil analisa gas kromatografi terdapat 11 komponen utama yang jumlahnya relatif cukup besar di dalam asap cair.

Waktu Retensi (menit) Senyawa Konsentrasi (%)
10.29Fenol44.13
11.483-metil 1,2-siklopentadion3.55
13.932-metoksi fenol11.5
17.592-metoksi-4-metil fenol4.10
20.384-etil-2-metoksi fenol2.21
22.202,6-dimetoksi fenol11.06
25.02,5-dimetoksi benzil alkohol3.02

    Asap cair juga mengandung senyawa yang merugikan yaitu tar dan senyawa benzopiren yang bersifat toksik dan karsinogenik serta menyebabkan kerusakan asam amino esensial dari protein dan vitamin.
Pengaruh ini disebabkan adanya sejumlah senyawa kimia di dalam asap cair yang dapat bereaksi dengan komponen bahan makanan.
Upaya untuk memisahkan komponen berbahaya di dalam asap cair dapat dilakukan dengan cara redistilasi, yaitu proses pemisahan kembali suatu larutan berdasarkan titik didihnya.
Redistilasi dilakukan untuk menghilangkan senyawa-senyawa yang tidak diinginkan dan berbahaya sehingga diperoleh asap cair yang jernih, bebas tar, poliaromatik hidrokarbon (PAH) dan benzopiren pendispersi.

Demikian sedikit informasi serta penjelasan mengenai asap cair yang berguna untuk pestisida anorganik dan membantu proses pembekuan getah.
Semoga bermanfaat dan sukses.
Sekian dan terima kasih.

08 February, 2016

Cara mengatasi hama biawak pada kolam

        Biawak adalah reptil dari golongan kadal besar dan sebagian besar hidupnya di sekitar aliran sungai dan rawa-rawa.
Hewan ini tergolong hewan pemakan daging (karnivora) yang memangsa berbagai jenis ikan, kepiting, katak, burung, serangga dan hewan mamalia kecil lainnya. Selain itu hewan ini sangat pandai memanjat dan kerap kali ditemukan memangsa telur dan bangkai.

       Pada umumnya biawak terdiri dari dua kelompok suku varanidiae yaitu kelompok berbeda dari marga varanus yang terdiri dari 35 spesies diseluruh bumi, salah satunya dari marga Lanthanotus memiliki spesies tunggal yaitu L. borneensis  yang berasal dari Kalimantan. Namun dari kelompok biawak tubuh kecil dan tidak memiliki lubang telinga.
Berikut adalah klasifikasi ilmiah dari marga Varanus albigularis.

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Sauropsida
Ordo : Squamata
Upaordo : Scleroglossa
Infraordo : Anguimorpha
Superfamili : Varanoidea
Famili : Varanidae
Genus : Varanus
Merrem, 1820.
    Nama bional; Varanus albigularis

      Pada umumnya jenis biawak (kadal besar) yang ditemukan di  wilayah Negara Republik Indonesia bagian barat adalah Biawak yang hidup di tepian sungai dan disekitar rawa.
Biawak jenis ini disebut biawak air dari jenis Varanus salvator.
Sedangkan dari jenis kadal besar ini di wilayah Indonesia bagian timur dikenal dengan Komodo, kadal besar jenis ini dari spesies Varanus komodoensis. Kadal besar jenis ini memiliki panjang 3 meter. Keistimewaan kadal besar ini hanya dapat hidup di pulau komodo yaitu masuk wilayah Negara Indonesia bagian timur.
Namun di daerah Indonesia timur ini masih dapat juga di jumpai jenis kadal besar dari spesies Varanus albigularis dan  Varanus salvator.
Biawak berkembang biak dengan cara bertelur.
Telur telur tersebut disembunyikan di pasir dan lumpur yang becampur dengan daun serta ranting pada tepian sungai.
Bantuan dari sinar matahari dan proses pelapukan ranting dan daun akan membantu menghangatkan telur hingga menetas.

      Keberadaan manusia membuat hewan ini menagalami penurunan populasi, sebab sejak ratusan tahun yang lalu hewan ini banyak diburu untuk dimanfaatkan sebagai bahan makanan, obat-obatan dan kulitnya diperjual belikan.
Namun hewan jenis ini belum dikategorikan sebagai hewan di lindungi kecuali dari spesies Varanus komodoensis, karena hewan jenis ini hanya dapat hidup di habitat aslinya yaitu di pulau komodo nusa tenggara timur Indonesia.

        Biawak dianggab sebagai musuh maupun hama bagi petani terebih bagi petani yang membudidayakan Ikan di dalam sawah. Karena hewan ini akan memakan ikan budidaya dan merusak tanaman di sekitarnya memangsa.
Para petani akan memburu dengan cara dijerat dan dikail ataupun menyiksanya dengan cara memberi makan dengan campuran batu kerikil yang telah di lumuri  dengan terasi.
Karena cara ini memang sangat efektip mengatasi hewan tersebut. Namun dampak yang ditimbulkan adalah rusaknya  rantai makanan dan menimbulkan hama baru yang sulit di cegah.

      Jadilah petani yang bijak dan cerdas.
Mengolah dan menjaga alamnya dengan baik. Karena keseimbangan yang tercapai.
Maka kemakmuran akan lebih mudah diraih. Semoga bermanfaat dan sukses.

Cara membuat Vitamin sapi

      Vitamin adalah kelompok senyawa organik berbobot molekul kecil.
Namun memiliki fungsi vital terhadap metabolisme setiap organisme hidup.
Vitamin berasal dari kata vita dan amina.
      Secara umum senyawa vitamin digunakan tubuh untuk dapat tumbuh dan berkembang secara normal.
Ada 13 jenis vitamin yang sangat baik untuk tumbuh dan berkembang.
Vitamin tersebut adalah vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, dan folat).

      Semakin berkembangnya dunia pendidikan dan keterbukaan sarana  informasi, maka semakin banyak inovasi yang ditemukan.
Namun perkembangan tersebut belum  dapat dirasakan secara penuh oleh sahabat petani di desa-desa tertinggal.

      Kali ini tim bertani1 akan menjawab pertanyaan petani beberapa bulan yang lalu.
Pertanyaan tersebut adalah bagai mana cara membuat vitamin untuk sapi ?.
Secara umum sapi membutuhkan  protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral dalam jumlah yang sedikit.
Namun yang paling dominan adalah kebutuhan protein yang cukup untuk bertahan hidup.

    Pada dasarnya vitamin organik untuk sapi atau vitamin buatan sendiri. Dapat diaplikasikan secara penuh dan berkala. Tergantung dari tingkat kebutuhan.
Namun bila sudah menggunakan vitamin sapi ini. Tidak perlu lagi menambahkan vitamin sapi kimia. Sebab komposisi dari vitamin sapi ini sudah lengkap.

Berikut adalah bahan pembuatan vitamin sapi organik.
    Bahan-bahan ;
Daun kelor 1 kg.
Biji kelor 1 ons.
Buah mengkudu ( pace ) ¼ kg.
Daun mengkudu (pace) ½ kg.
Gula merah ¼ kg.
Air bersih 10 liter.

    Cara membuat ;
- Rebus gula merah dan daun, buah mengkudu secara terpisah sampai mendidih. Setelah mendidih angkat dari api.
- Giling biji kelor sampai halus dan rebus beserta daunnya dengan api kecil.
Saat perebusan kelor, suhu panas tidak boleh melebihi 60°C selama 10 menit.
- Setelah semua selesai, campur semua bahan menjadi satu, kemudian aduk-aduk sampai merata.

    Cara penggunaan ;
- Untuk Sapi kurus dan sehabis sakti ;
Minumkan  pada sapi air rebusan tersebut pada waktu pagi dan sore hari dengan dosis 1 liter untuk 1 ekor.
- Untuk sapi sehat ;
Minumkan pada sapi air rebusan tersebut pada waktu pagi dengan dosis 1 liter untuk 1 ekor.
Kemudian minumkan secara berkala 1 minggu 1 kali atau 2 kali dalam seminggu  dengan dosis 1 liter untuk 1 ekor.

Kandungan vitamin pada KELOR per 1 ons.
Vitamin A - 6,8 mg.
Kalsium - 440 mg.
Kalium - 259 mg.
Protein - 6,7 g.
Vitamin C -  220 mg.
Thiamin (B1) - 2,64 mg.
Riboflavin (B2) -20,5 mg.
Niacin (B3) - 8,2 mg.
Serat - 19,2 g.
Tembaga - 0,57mg.
Zat besi - 28,2 mg.
Magnesium - 368 mg.
Fosfor - 204 mg.

     Kandungan asam amino pada daun kelor kering per 1 ons.
Argine - 1.325 mg.
Histidine - 613 mg.
Isoleucine - 825 mg.
Leucine - 1.950 mg.
Lysine - 1.325 mg.
Methionine - 360 mg.
Phenylalinine - 1.388 mg.
Threonine - 1.188 mg.
Tryptophan - 425 mg.
Valine - 1.063 mg.

   Kandungan vitamin pada Mengkudu per 1 ons.

Vitamin A : 395,83 UI
Vitamin C : 175 mg
Niasin  :  2,50 mg
Thiamin  : 0,70 mg
Riboflavin  : 0,33 mg
Zat Besi  : 9,17 mg
Kalsium : 325 mg
Natrium  : 335 mg
Kalium : 1,12 mg
Protein  : 0,75 g
Lemak  : 1,50 g
Karbohidrat  : 51,67 g
Serat : 3 %
Kapur : 1,20 %

      Kandungan nilai gizi dari buah dan daun mengukudu tidak kalah nilainya dengan kandungan vitamin dan asam amino dari biji dan daun kelor.
Selain protein, vitamin dan mineral, didalam buah dan daun mengkudu terdapat asam amino yang cukup baik seperti xeronine, proxeronine, steroid alami, alizarin, lysin, sodium, asam kaprat, asam kaprilat, asam kaproat, arginine, antraquinone, trace elements, fenilalanin,selenium dan magnesium.

    Di antara zat-zat gizi tersebut terdapat zat antibakteri yang dapat membunuh Pseudomonas aeruginosa, Protens morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli (penyebab diare), Salmonella montivideo, S. scotmuelleri, S. typhii (penyebab tifus), dan Shigella dysenteriae, S. flexnerii, S.pradysenteriae, serta Staphylococcus aureus.
  
     Jika ingin membuat sekala besar. Maka tambahkan saja perhitungan diatas
    Demikianlah sedikit informasi mengenai vitamin untuk sapi dan kami harap para pembaca mau memberitahukan kepada sahabat petani kita yang lain.
Kami yakin, jika kita mau saling membantu. Maka masa depan indonesia akan maju dan dapat bersaing serta dapat menghargai lingkungan.
    Semoga bermanfaat dan sukses.

         Sekian dan terimakasih.

07 February, 2016

Cara memVaksinasi ayam ( unggas )

       Salah satu penyakit ayam yang paling ganas adalah penyakit NCD ( Nes Castle Diseade ) atau penyakit pes, teteleo dan pileren. Penyakit ini menular dan sangat membahayakan. Karena pengobatan belum ditemukan, maka dilakukan usaha  pencegahan dengan vaksinasi.
  Vaksinasi unggas ini direkomendasikan untuk segala jenis unggas kecuali burung.
• Angsa.
• Ayam kampung / potong / petelur dan buras.
• Bebek.
• Itik.
• Mentok.

1. Hal-hal yang perlu diperhatikan ;
A. Ayam yang akan di vaksinasi harus benar-benar sehat.
B. Alat-alatnya harus steril ( direndam dalam air men selama 5 menit.
C. Vaksin tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung.
D. Waktu memvaksinasi pagi dan sore hari pada tempat yang teduh.
E. Sesudah botol vaksin dipakai harus dimusnahkan ( dibakar ).
F. Apabila vaksinasi melalui air maka ;
    1. Cucilah tempat minum ( jangan gunakan bahan-bahan kimia ).
     2. Dua sampai empat jam menjelang vaksinasi ayam, jangan diberi minum.

2. Bahan-bahan ;
A. Vaksinasi NCD sterif F untuk ayam berumur 4 hari sampai 4 minggu.
B. Vaksinasi NCD sterin K untuk ayam muda dan dewasa.
C. Pelarut yaitu air sumur, air hujan, air aquadest.  Air ledeng tidak boleh dipakai sebagai pelarut.

3. Alat-alat ;
Spuit,pipet dan botol pelarut.

4. Cara kerja ;
A. Alat-alat disterilkan.
B. Larutan vaksinasi dengan pelarut dan caranya ;
- Pada tutup botol vaksin tusukan jarum suntik lalu bukalah botol vaksin.
- Ambil sedikit pelarut dan masukkan kedalam kocok dengan hati-hati hingga vaksin betul-betul larut dan masukan kedalam botol pencampur larutan yang digunakan sesuai dengan petunjuk.
C. Pada Vaksin F diteteskan lewat mulut dan mata dengan dosis ;
- Umur 1 hari - 1 bulan 2 tetes dimulut dan 1 tetes dimata.
- Umur 2 bulan 3 tetes dimulut.
- Umur 3 bulan 4 tetes dimulut.
- Umur 4 bulan 4 tetes dimulut.
D. Pada Vaksin K di suntikan kedalam otot dada sebanyak ½ cc untuk ayam berumur 1 - 4 bulan dan 1 cc untuk ayam berumur 4 bulan keatas.

Semoga bermanfaat dan sukses.
     Sekian dan terimakasih.

Cara membuat pakan ikan mas

        Cara membuat makanan atau pakan (pelet) ikan mas dari dedak dapat di kombinasikan dengan bahan-bahan lain.
Pembuatannya pun sangat mudah dan sederhana.
Tergantung dari niat dan bahan-bahan yang tersedia.
Pembahasan kali ini akan mengungkap 2 resep bahan dan pembuatan pakan nila terbaik, baik itu komposisi terlengkap dan komposisi sederhana.

    Jadi para petani tidak perlu khawatir lagi dengan masalah biaya pembelian pakan. Sebab tujuan dari halaman ini hanya untuk menekan biaya pengeluaran pemeliharaan ikan mas,  baik itu sekala kecil dan sekala menengah.

     Pembuatan pakan ikan nila dibawah ini dapat digandakan menjadi 100 kg hingga 500 ton dan jangan pernah menambah atau mengurangi takaran atau perhitungan komposisinya.

Berikut adalah ulasan komposisi terlengkapnya dan sekaligus cara membuatnya.

      Alat pendukung
• Mesin / alat manual penggiling daging atau mesin pengiling kerupuk.
• Oven kue.

    Komposisi lengkap.
Bahan-bahan :
• Tepung ikan 30 gram
• Tepung benawa 2 gram
• Bungkil kacang kedelai 10 gram
• Tepung terigu 22 gram
• Tepung jagung 8 gram
• Dedak halus 26 gram
• Mineral 0,5 gram
• Vitamin   1,5 gram

Cara membuat :
• Semua bahan dicampur menjadi satu dalam keadaan kering didalam wadah dan diaduk-aduk hingga merata.
Bila adukan telah Homogen. Lalu tambahkan air panas sebanyak 35%-40% dari jumlah total campuran bahan.
Pemberian air dilakukan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga merata sampai menjadi adonan berbentuk pasta.

• Hasil adonan kemudian dimasukkan kealat pencetak pelet.
Untuk keperluan ini diperlukan semacam gilingan daging atau pembuat kerupuk.
Diameter ukuran atau garis tengah dapat diatur sesuai keinginan yaitu 4-5 militer.

• Pelet yang telah dihasilkan dipotong-potong sepanjang 2 centimeter, Kemudian keringkan.
Pengeringan dapat dilakukan dengan alat (oven kue) atau dengan bantuan cahaya sinar matahari yang terik.

• Jika pelet sudah benar-benar kering, barulah disimpan ditempat yang kering dan tertutup.

      Komposisi sederhana.
Bahan-bahan ;
Dedak halus 100 gram.
Tepung Jagung 24 gram.
Tepung ikan 50 gram
Tepung daun kelor 32 gram
Tepung daun dan buah mengkudu 10 - 10 gram.

Cara membuat :
• Semua bahan dicampur menjadi satu dalam keadaan kering didalam wadah dan diaduk-aduk hingga merata.
Bila adukan telah Homogen. Lalu tambahkan air panas sebanyak 35%-40% dari jumlah total campuran bahan.
Pemberian air dilakukan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga merata sampai menjadi adonan berbentuk pasta.

• Hasil adonan kemudian dimasukkan kealat pencetak pelet.
Untuk keperluan ini diperlukan semacam gilingan daging atau pembuat kerupuk.
Diameter ukuran atau garis tengah dapat diatur sesuai keinginan yaitu 4-5 militer.

• Pelet yang telah dihasilkan dipotong-potong sepanjang 2 centimeter, Kemudian keringkan.
Pengeringan dapat dilakukan dengan alat (oven kue) atau dengan bantuan cahaya sinar matahari yang terik.

• Jika pelet sudah benar-benar kering, barulah disimpan ditempat yang kering dan tertutup.

    Semoga bermanfaat dan sukses.
       Sekian dan terimakasih.

Cara membuat pakan ayam sendiri / ransum pakan ayam

      Pakan merupakan kebutuhan utama dalam berwirausaha peternakan ayam.

     Kebutuhan protein bagi ayam digolongkan menjadi 3 phase.
Phase pertama adalah anak ayam berumur 0 - 1,5 bulan, anak ayam ini sangat cepat pertumbuhannya, sehingga memerlukan protein banyak sekitar 20%.
Phase kedua adalah ayam berumur  antara 1,5 - 3 bulan, pada umur ini ayam membutuhkan protein 17 %.
Phase ketiga adalah ayam berumur 3 bulan keatas, kecepatan pertumbuhannya sudah sangat berkurang, maka kadar protein diturunkan menjadi 15 %.

Berbagai contoh resep ransum yang sudah dihitung kadar proteinnya.
  Ransum untuk umur 0 - 1,5 bulan.
Jagung 2 kg.
Dedak 3,5 kg.
Bungkil kacang 1 kg.
Tepung ikan 1 kg.
Kedelai 1,5 kg.

  Ransum untuk umur 1,5 - 3 bulan.
Jagung 2 kg.
Dedak 2,5 kg.
Kedelai 2 kg.
Tepung ikan 1,5 kg.
Kacang hijau 0,5 kg.
Bungkil kelapa 2 kg.

     Ransum untuk umur  3 bulan keatas.
Dedak 4 kg.
Jagung 1 kg.
Tepung ikan 1 kg.
Bungkil kelapa 4 kg.

Jumlah yang diberikan per ekor par hari.
UMUR ;
1 minggu 6 gram / ekor / hari.
2 minggu 12 gram / ekor / hari.
3 minggu 18 gram / ekor / hari.
4 minggu 24 gram / ekor / hari.
5 minggu 30 gram / ekor / hari.
6 minggu 40 gram / ekor / hari.
1,5 - 6 bulan 70 gram / ekor / hari.
6 bulan keatas 10 gram / ekor / hari.

      Catatan ;
    Umur 0 - 1,5 bulan diberi vitamin B kompleks, A dan D yang berupa minyak. Diberikan sebanyak 2% dari makanan. Diberikan selama 1 bulan.
Hijauan diberikan pada umur 1 minggu. Dapat ditambah campuran vitamin dan antibiotika seperti vigofac, vitafac, TM 10, MIX 1.

      Umur 6 - 12 minggu ditambah hijauan dan mineral seperti garam dapur.
      Umur 24 minggu keatas makanan ditambah hijauan dan grit seperti tepung kulit kerang, bekicot dan siput.

    Semoga bermanfaat.
      Sekian dan terimakasih.

Cara membuat Vitamin ikan

    Vitamin adalah kelompok senyawa organik berbobot molekul kecil.
Namun memiliki fungsi vital terhadap metabolisme setiap organisme hidup.
Vitamin berasal dari kata vita dan amina.
      Secara umum senyawa vitamin digunakan tubuh untuk dapat tumbuh dan berkembang secara normal.
Ada 13 jenis vitamin yang sangat baik untuk tumbuh dan berkembang.
Vitamin tersebut adalah vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, dan folat).

      Semakin berkembangnya dunia pendidikan dan keterbukaan sarana  informasi, maka semakin banyak inovasi yang ditemukan.
Namun perkembangan tersebut belum  dapat dirasakan secara penuh oleh sahabat petani di desa-desa tertinggal.

      Kali ini tim bertani1 akan menjawab pertanyaan petani beberapa bulan yang lalu.
Pertanyaan tersebut adalah bagai mana cara membuat vitamin untuk ikan ?.
Secara umum ikan membutuhkan  protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral dalam jumlah yang sedikit.
Namun yang paling dominan adalah kebutuhan protein yang cukup untuk bertahan hidup.

    Vitamin ikan organik ini direkomendasikan untuk segala jenis ikan budidaya seperti ;
Ikan Nila,
Ikan Mas,
Ikan Mujahir,
Ikan Bandeng,
Ikan Patin,
Ikan Lele lokal / dumbo,
Ikan Gurame dan Masih banyak lagi.

    Berikut adalah bahan pembuatan vitamin ikan organik.
    Bahan-bahan ;
Daun kelor 1 kg.
Biji kelor 1 ons.
Buah mengkudu ( pace ) ¼ kg.
Daun mengkudu (pace) ½ kg.
Gula merah ¼ kg.
Air bersih secukupnya.

    Cara membuat ;
- Rebus gula merah dan daun, buah mengkudu secara terpisah sampai mendidih. Setelah mendidih angkat dari api.
- Giling biji kelor sampai halus dan rebus beserta daunnya dengan api kecil.
Saat perebusan kelor, suhu panas tidak boleh melebihi 60°C selama 10 menit.
- Setelah semua selesai, campur semua bahan menjadi satu, kemudian aduk-aduk sampai merata.

    Cara penggunaan ;
Masukkan air rebusan kedalam adonan pakan ikan dan aduk-aduk sampai merata sebelum dicetak.

Kandungan vitamin pada KELOR per 1 ons.
Vitamin A - 6,8 mg.
Kalsium - 440 mg.
Kalium - 259 mg.
Protein - 6,7 g.
Vitamin C -  220 mg.
Thiamin (B1) - 2,64 mg.
Riboflavin (B2) -20,5 mg.
Niacin (B3) - 8,2 mg.
Serat - 19,2 g.
Tembaga - 0,57mg.
Zat besi - 28,2 mg.
Magnesium - 368 mg.
Fosfor - 204 mg.

     Kandungan asam amino pada daun kelor kering per 1 ons.
Argine - 1.325 mg.
Histidine - 613 mg.
Isoleucine - 825 mg.
Leucine - 1.950 mg.
Lysine - 1.325 mg.
Methionine - 360 mg.
Phenylalinine - 1.388 mg.
Threonine - 1.188 mg.
Tryptophan - 425 mg.
Valine - 1.063 mg.

   Kandungan vitamin pada Mengkudu per 1 ons.

Vitamin A : 395,83 UI
Vitamin C : 175 mg
Niasin  :  2,50 mg
Tiamin  : 0,70 mg
Riboflavin  : 0,33 mg
Zat Besi  : 9,17 mg
Kalsium : 325 mg
Natrium  : 335 mg
Kalium : 1,12 mg
Protein  : 0,75 g
Lemak  : 1,50 g
Karbohidrat  : 51,67 g
Serat : 3 %
Kapur : 1,20 %

      Kandungan nilai gizi dari buah dan daun mengukudu tidak kalah nilainya dengan kandungan vitamin dan asam amino dari biji dan daun kelor.
Selain protein, vitamin dan mineral, didalam buah dan daun mengkudu terdapat asam amino yang cukup baik seperti xeronine, proxeronine, steroid alami, alizarin, lysin, sodium, asam kaprat, asam kaprilat, asam kaproat, arginine, antraquinone, trace elements, fenilalanin,selenium dan magnesium.

    Di antara zat-zat gizi tersebut terdapat zat antibakteri yang dapat membunuh Pseudomonas aeruginosa, Protens morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli (penyebab diare), Salmonella montivideo, S. scotmuelleri, S. typhii (penyebab tifus), dan Shigella dysenteriae, S. flexnerii, S.pradysenteriae, serta Staphylococcus aureus.

    Pada dasarnya vitamin ikan organik atau vitamin buatan sendiri. Dapat diaplikasikan secara penuh dan berkala. Tergantung dari tingkat kebutuhan.
Namun bila sudah menggunakan vitamin ikan ini. Tidak perlu lagi menambahkan vitamin ikan kimia. Sebab komposisi dari vitamin ikan ini sudah lengkap.

    Demikianlah sedikit informasi mengenai vitamin ikan dan kami harap para pembaca mau memberitahukan kepada sahabat petani kita yang lain.
Kami yakin, jika kita mau saling membantu. Maka masa depan peternakan di indonesia akan maju dan dapat bersaing serta dapat menghargai lingkungan.
    Semoga bermanfaat dan sukses.

         Sekian dan terimakasih.