Showing posts with label Bertani peternakan unggas. Show all posts
Showing posts with label Bertani peternakan unggas. Show all posts

07 February, 2016

Cara membuat pakan ayam sendiri / ransum pakan ayam

      Pakan merupakan kebutuhan utama dalam berwirausaha peternakan ayam.

     Kebutuhan protein bagi ayam digolongkan menjadi 3 phase.
Phase pertama adalah anak ayam berumur 0 - 1,5 bulan, anak ayam ini sangat cepat pertumbuhannya, sehingga memerlukan protein banyak sekitar 20%.
Phase kedua adalah ayam berumur  antara 1,5 - 3 bulan, pada umur ini ayam membutuhkan protein 17 %.
Phase ketiga adalah ayam berumur 3 bulan keatas, kecepatan pertumbuhannya sudah sangat berkurang, maka kadar protein diturunkan menjadi 15 %.

Berbagai contoh resep ransum yang sudah dihitung kadar proteinnya.
  Ransum untuk umur 0 - 1,5 bulan.
Jagung 2 kg.
Dedak 3,5 kg.
Bungkil kacang 1 kg.
Tepung ikan 1 kg.
Kedelai 1,5 kg.

  Ransum untuk umur 1,5 - 3 bulan.
Jagung 2 kg.
Dedak 2,5 kg.
Kedelai 2 kg.
Tepung ikan 1,5 kg.
Kacang hijau 0,5 kg.
Bungkil kelapa 2 kg.

     Ransum untuk umur  3 bulan keatas.
Dedak 4 kg.
Jagung 1 kg.
Tepung ikan 1 kg.
Bungkil kelapa 4 kg.

Jumlah yang diberikan per ekor par hari.
UMUR ;
1 minggu 6 gram / ekor / hari.
2 minggu 12 gram / ekor / hari.
3 minggu 18 gram / ekor / hari.
4 minggu 24 gram / ekor / hari.
5 minggu 30 gram / ekor / hari.
6 minggu 40 gram / ekor / hari.
1,5 - 6 bulan 70 gram / ekor / hari.
6 bulan keatas 10 gram / ekor / hari.

      Catatan ;
    Umur 0 - 1,5 bulan diberi vitamin B kompleks, A dan D yang berupa minyak. Diberikan sebanyak 2% dari makanan. Diberikan selama 1 bulan.
Hijauan diberikan pada umur 1 minggu. Dapat ditambah campuran vitamin dan antibiotika seperti vigofac, vitafac, TM 10, MIX 1.

      Umur 6 - 12 minggu ditambah hijauan dan mineral seperti garam dapur.
      Umur 24 minggu keatas makanan ditambah hijauan dan grit seperti tepung kulit kerang, bekicot dan siput.

    Semoga bermanfaat.
      Sekian dan terimakasih.

16 September, 2014

Cara mengobati penyakit unggas

Tumbuhan yang tumbuh dibumi bukanlah tumbuhan yang tak bermanfaat.
Mungkin sebagian dari anda pernah berfikir seperti itu.
Tumbuhan yang ini dapat digunakan untuk mengobati dan menangkal penyakit bagi hewan peliharaan anda.
Berikut adalah tata cara membuat dan menggunakannya.
Namun hanya direkomendasikan untuk hewan sejenis  ungas seperti
• Ayam buras/potong/petelur
• Angsa
• Itik
• Mentok.

Inilah ulasannya untuk membuatnya.
Bahan-bahan :
• Daun sirih  2 ons
• Kunyit 2 ons
• Temulawak 2 ons
• Brotowali 2 ons
• SOC   ½ cc
• Bio Power  10 tetes
•  Gula pasir 1 sendok teh
• Air bersih  5 liter

Cara membuat:
- Daun sirih, temulawak, brotowali dan kunyit direbus sampai mendidih.
Lalu angkat dan diamkan sampai benar-benar dingin.
- Masukan SOC, BIO power dan gula dalam gelas,.
Kemudian aduk sampai tercampur rata.
Lalu diamkan selama l 15 menit.
_ Campurkan air rebusan tadi dengan larutan Soc dalam tadi menjadi satu.
Lalu aduk-aduk hingga merata.
Maka ramuan sudah siap digunakan.

Cara penggunaan :
• Campuran pada air minum ternak  untuk 500 ekor per 3 hari sekali.
Dalam mengatasi dan mencegah penyakit berikut.

- Berak darah (Coccidiosis)
Dosis :
Gunakan ramuan untuk air minum tanpa air tawar + COCY atau ANTI COCY selama 1 minggu.

- Pilek (snot/Coriza)
Dosis :
Kocok-kocok dahulu sebelum digunakan.
Gunakan  3-5 cc untuk 1 kali 1 hari selama 6 hari.

- Ngorok  (Chronis respiritory disease)
Ciri-ciri:
Batuk-batuk seperti tercekik.
Sangat mudah dikenali saat malam hari.
Kategori : Menular.
Dosis :
Kocok-kocok dahulu sebelum digunakan.
Gunakan 3-5 cc untuk 1 kali 1 hari selama 1 minggu.

- Berak hijau (kolera)
Ciri-ciri :
Tidak nafsu makan, ujung jengger kebiruan, kotoran berwarna coklat berlanjut hijau.
Kategori : Berbahaya dan menimbulkan kematian.
Dosis :
Kocok-kocok dahulu sebelum digunakan.
Gunakan 3-5 cc untuk 1 hari 1 kali selama 1 minggu.

- Cacing ascaris
Ciri-ciri :
Muka pucat, kotoran mencret encer, bulu kering berdiri.
Kategori : tidak menular dan menimbulkan kematian.
Dosis :
Kocok-kocok dahulu sebelum digunakan.
Gunakan 3-5 cc untuk 1 kali 1 hari selama 1 hari.

- Cacar (diptheri)
Ciri-ciri terbagi 2 :
Ciri luar :
Luka pada hewan tidak ditumbuhi bulu, bintik hitam menjadi kuning menjadi hitam membesar dan terkelupas kulitnya.
Ciri dalam :
selaput lendir mulut rongga mulut dan mulut berwarna kuning.
Kategori : Berbahaya dan tidak menular.
Dosis :
Kocok-kocok dahulu sebelum digunakan.
Gunakan 3-5 cc untuk 1 kali sehari selama seminggu.
Cara pengobatan luar :
Oleskan pada bagian yang terserang.
Cara pengobatan dalam :
Minumkan.

- Teteleo ( NCD )
Ciri-ciri :
Lemas seperti kedinginan, tak nafsu makan, pileren.
Kategori : Menular dan mematikan.
Penyakit ini belum ada obatnya, Namun hanya bisa dicegah dengan Vaksin.
Dosis :
Kocok-kocok dahulu sebelum digunakan.
Gunakan 4-6 cc untuk 1 hari 1 kali selama seminggu.
Catatan :
Bila bisa sembuh dari penyakit ini. biasanya kepala berputar-putar.

     Semoga bermanfaat dan sukses.
        Sekian dan terimakasih.