30 September, 2014

keterangan tanaman dari artikel sebelumnya

Keterangan jenis tanaman sebelumnya

Selamat datang di galeri foto.
Dibawah ini adalah beberapa contoh foto yang mungkin dapat membantu anda.
Galeri foto ini berhubungan dengan satu persatu artikel terbitan sebelumnya.
Galeri foto ini akan selalu diperbaharui terus menerus.
Maka dari itu ini adalah rangkuman seluruh artikel terbitan.








Titonia



Daun serai






kunyit









Jahe




Lengkuas atau laos




Dadap serep





Bunga taik ayam / taik kotok (Tagetes erecta L.)






Daun Sembukan/kentut.







27 September, 2014

Cara membuat pupuk kocor (UREA, SP-36, KCL dan NPK )

     Pupuk kocor merupakan  strategi jitu untuk menghemat biaya betani dan mendapatkan hasil maksimal dalam bercocok tanam.
Pupuk kocor dapat diaplikasikan pada tanaman palawija, sayur-mayur dan holtikultura.
Namun dosis yang digunakan berbeda-beda, tergantung dari tingkat kebutuhan unsur hara pada tanaman.
    
     Cara pembuatan pupuk kocor di bagi menjadi dua yaitu secara kimiawi dan alamiah ( organik ).

Secara kimia ;
    Pupuk kocor dari bahan kimia dapat dibuat dengan pupuk berkadar N (urea), P (sp-36) dan K (kcl).
Namun agar hasil pupuk kocor berkualitas baik. Maka harus menghitung  jumlah kandungannya terlebih dahulu.
Supaya pupuk kocor tersebut cepat direspon oleh tanaman.
Berikut adalah contoh bahan utama dan cara pembuatnya.

    Bahan-bahan ;
Pupuk urea = 1 kg.
EM4 = 50 cc  (50 ml).
Air = 5 liter.

Cara membuat ;
- Masukkan pupuk urea kedalam jerigen yang berisi air, lalu aduk-aduk hingga mencair.
- Kemudian masukkan EM4 kedalamnya dan aduk-aduk lagi hingga merata.
- Setelah itu tutup jerigen hingga rapat dan simpan ditempat yang teduh minimal 3 hari sebelum digunakan.
- Dosis 70 - 100 cc untuk 15 liter air dan pengocoran dilakukan pada waktu sore hari dengan jarak 2 - 6 cm dari batang pohon untuk tanaman sayur-mayur dan palawija.

Keterangan ;
- Untuk pembuatan pupuk berkadar P (sp36), K (kcl) dan NPK (mutiara) lakukan seperti cara diatas.

Secara alami ( ORGANIK) ;
     Membuat pupuk kocor dari bahan-bahan alami adalah jalan alternatif menekan biaya pembelian bahan baku pupuk kimia. Karena ketersediaan  bahan baku masih banyak tersedia dari alam.
Berikut adalah contoh bahan utama pembuatan pupuk kocor secara alamiah.

Bahan-bahan ;
•  Tepung daun petai lamtoro 1 kg.
•  Tepung biji kacang panjang 1 kg.
• Urin sapi  / kambing 1 liter.
• Dedak halus 3 ons.
• Gula merah / pasir  2 ons  / 10
   sendok makan.
• Terasi ( belacan ) 10 gram.
• EM4.

   Cara membuat ;
1. Jika menggunakan gula merah, rebus dengan air terlebih dahulu sampai mencair.
2. Giling / tumbuk terasi sampai halus.
3. Masukan semua bahan kedalam jerigen ( ukuran 20 liter ) menjadi satu kecuali em4.
4. Kemudian masukkan air bersih kedalam jerigen dan aduk-aduk sampai rata.
5 . Setelah rata, lalu tambahkan em4 dan aduk kembali hingga merata.
6. Setelah semua selesai. Tutup jerigen sampai rapat dan simpan selama 14 hari. Setiap 3 sampai hari sekali, buka tutup jerigen dan kemudian tutup lagi.

Cara penggunaan ;
Larutkan pupuk dengan air bersih didalam ember.
Untuk dosis 1 - 2 gelas.
Lakukan pemupukan 3 - 6 atau 14 hari sekali untuk tanaman palawija.
Jika tanaman holtikultura  seperti kelapa sawit, lakukan pemupukan 1 - 2 minggu sekali.

   Semoga bermanfaat dan sukses.
        Sekian dan terimakasih.

19 September, 2014

Cara membuat pungisida (Antraknosa)

Pungisida adalah pembasmi jamur pada tanaman.
Maka dari itulah petani dapat menyelamatkan tanamannya dari jamur.
Jamur yang sangat merugikan para petani adalah jenis jamur Antraknosa.
Pada umumnya jamur antraknosa menyerang batang, daun dan buah.
Biasanya batang dan buah menjadi busuk.
Jenis jamur ini dapat di basmi dan di cegah penyebarannya.
Oleh sebab itu di bawah ini ada beberapa cara sistem pengendalian dengan Organik.

Untuk Cabai, ketimun, tomat, kentang dan kacang-kacangan
Bahan-bahan :
• Bawang putih 130 gram
• Temu ireng  100 gram
• Temu lawak 100 gram
• Umbi gadung 100 gram
• Kencur 100 gram
• Kunyit putih 100 gram
• Air bersih 5 liter

Cara membuat :
Semua bahan di giling sampai halus.
Lalu tambahkan air bersih 5 liter.
Simpan dalam jerigen yang tertutup rapat selama seminggu.

Cara penggunaan:
Gunakan 1 liter untuk disemprotkan
Lakukan  penyemprotan pagi atau sore hari  2 kali dalam seminggu.

Keunggulan : 
Selain untuk mencegah pungi(jamur).
Pungisida ini dapat digunakan sebagai pupuk dengan cara di siramkan(kocor) 2 cm dari pangkal batang pohon.

Cara kedua
Bahan-bahan :
• Jahe  gram
• lengkuas  3 gram
• Kunyit 300 gram
• Air secukupnya

Cara membuat :
Semua bahan di giling sampai halus.
Lalu saring/peras dan ambil airnya.

Cara penggunaan :
Gunakan 2 - 3 sendok makan untuk 14 liter air bersih.
Lakukan penyemprotan pagi atau sore selama 2 kali dalam seminggu.

Keunggulan :
Jamur akan berkurang lebih cepat jika di gunakan secara rutin.
Tanaman akan terhindar dari jamur jika di gunakan secara rutin,
Karena dapat dijadikan sebagai sistem pencegahan tumbuhnya jamur.

Cara mengatasi pungi Fusarium
oxysporum penyebab penyakit busuk batang.
Pada umumnya jamur ini banyak menyerang  tanaman vanili.
Berikut ini adalah informasi ulasannya.

Bahan-bahan:
• Daun  cengkeh  100 gram

Cara membuat :
Giling cengkeh sampai halus dan lembut.

Cara penggunaan :
Tanam di sekitar akar tanaman.
Taburkan pada bawah batang pohon 2 - 3 cm dari batang pohon.
Dosis :
Gunakan 50 gram untuk satu pohon vanili.

Untuk mengatasi busuk batang dan layu pada tanaman tomat.
Bahan-bahan :
• Kunyit 1½ kg
• Blengge 1½ kg
•  Pucuk daun bambu muda 2 kg
• Air bersih 10 liter

Cara pembuatan :
Gilinglah kunyit,  blengge dan pucuk daun bambu secara terpisah. 

Rendam gilingan kunyit dan blengge dalam air secara terpisah dan masing-masing 2 liter air.
Rendam gilingan pucuk bambu dalam air 10 liter.
Semua rendaman di tutup rapat,
Lalu biarkan selama 2 minggu.
Setelah 2 minggu campur semua bahan menjadi satu.
Aduk sampai merata.

Cara penggunaan :
Tambahkan pada 20 liter air bersih.
Lalu siramkan pada pohon sampai keakar.

Catatan :
Untuk pohon tomat siramkan saja pada batang yang terinfeksi.

18 September, 2014

Cara Menanam kelapa sawit dan perawatannya

     Kelapa sawit atau disebut palm oil adalah tumbuhan yang banyak di budidayakan di afrika dan asia.
Negara terbesar yang membudidayakan tanaman ini adalah                      Negara Malaysia dan Negara Republik Indonesia.

   Tumbuhan ini berasal dari benua afrika. Tumbuhan ini pertama kali ditemukan di Negara Nigeria.
Kelapa sawit menghasilkan minyak dan dapat di olah menjadi minyak goreng, sabun , kosmetika , bio diesel, keperluan industri baja dan keperluan industri farmasi.

Klasifikasi ilmiah
Kerajaan  :Plantae
Divisi  :Magnoliophyta
Kelas  :Liliopsida
Ordo. :Arecales
Famili. :Arecaceae
Genus Spesies:
• Elaeis guineensis
• Elaeis oleifera

    Negara penyumbang minyak crude palm oil (CPO) terbesar di dunia adalah Indonesia.
Kelapa sawit adalah tanaman perkebunan.
Maka dari itu tanaman ini mempunyai nilai ekonomis yang sangat tinggi.
Halaman ini imi akan mengulas sedikit tentang bagaimana cara membudidayakan tanaman ini.
Kelapa sawit dapat di tanam di lahan kering dan basah.
Untuk lahan kering terbagi menjadi dua bagian yaitu lahan perbukitan dan pamah.

Lahan perbukitan:
Di lahan perbukitan tanaman ini dapat tumbuh dengan subur.
Namun itu tidak berlangsung lama jika tidak di imbangi dengan pemupukan yang rutin.
Karena lahan perbukitan lebih mudah kering, sebab tanaman ini membutuhkan air 8 - 15 liter per hari untuk usia produktif.
Selain itu tanah mudah kehilangan unsur hara.

Lahan pamah:
Di lahan pamah atau sering disebut tanah datar kelapa sawit dapat tumbuh dengan subur dan baik.
Karena di lahan pamah kelapa sawit dapat cukup air dan mineral seimbang.
Keunggulan yang lain penyerapan unsur hara pada tanaman pun dapat terkonsentrasi secara penuh.

Untuk lahan basah atau lahan gambut pada umumnya kurang baik.
Sebab kelemahan pada lahan ini adalah asupan air yang terlalu berlebih.
Disamping itu, Zat asam pada lahan basah yang sangat tinggi dapat mempengaruhi pertumbuhan kelapa sawit itu sendiri.
Kelemahan:
• Daun akan cepat kering dan menguning .
• Pohon akan condong/rubuh pada usia produktif.
• Cara pemanenan lebih sulit, karena konstruksi tanah lembab dan tidak bersahabat.
Oleh sebab itu para pengembang yang menggeluti bisnis ini memperlakukannya secara khusus dan baik.

Jarak tanam kelapa sawit paling umum digunakan adalah jarak tanam kedepan 8 meter kesamping 9 meter mata lima atau empat (8x9x5/8x9x4).
Jadi cara ini adalah dasar dari formasi yang baik untuk jarak tanam.

Perawatan kelapa sawit tidak sulit.
Justru lebih mudah dari pada bertanam karet ataupun padi.

Cara perawatan:
• Piringan harus bersih dari gulma 1½ - 2 meter dari pangkal batang pohon.
• Pemupukan secara rutin 1 tahun 2 kali atau 3 kali dalam setahun.
• Buatlah kanal bila lahan gambut.
• Buatlah jalan pengangkut untuk hasil produksi.
• limbah pelepah harus rapi pada tiap sela barisan.

Waktu pemberian pupuk yang baik dilaksanakan pada awal musim penghujan (September- Oktober) untuk pemupukan pertama dan pada akhir musim penghujan (Maret-April) untuk pemupukan yang kedua.

Cara pemupukan boleh dilakukan dengan menggunakan metode tebar dan benam.

Sistem jarak tebar :
• Usia 3 bulan - 1½ tahun 20 - 30 centimeter dari pangkal batang pohon.
• Usia 2 - 5 tahun 3½ - 50 centimeter dari pangkal batang pohon.
• Usia 5½ - 8 tahun 60 - 100 centimeter.
• Usia 8½ - 12 tahun  120 - 150 centimeter dari pangkal batang pohon.
• Usia 12 sampai dewasa 150 - 240 centimeter dari pangkal batang pohon.

Sistem jarak benam :
Lubang di buat 4-6 titik di sekeliling pohon.
Setelah di masukkan pupuk,
tutuplah kembali lubang agar pupuk tidak tidak begitu menguap dan cepat meresap.
Pemupukan dengan sistem benam sangatlah baik untuk lahan yang berbukit dan cenderung datar.
Jika di peruntukan untuk lahan berpasir dan gambut maka kurang efektif.
Karena lahan berpasir kondisi lubang mudah padat dan jika lahan gambut dalam, Maka pupuk akan mudah tenggelam.

Waktu pemberian pupuk yang baik dilaksanakan pada awal musim penghujan (September Oktober)untuk pemupukan pertama dan pada akhir musim hujan (Maret-April) untuk pemupukan yang
kedua.

Dosis :
Umur 3 - 8 tahun
Urea :  500gr / pohon / semester
Sp-36 :  750 gr / pohon / semester
KCL(mop) :  750 gr / pohon / semester
Kiesrite : 300 gr / pohon /semester

Umur 9 - 13 tahun
Urea : 100 gr / pohon / semester
Sp-36 : 114 gr / pohon/semester
KCL(mop) : 114 gr / pohon / semester
Kiesrite : 440 gr / pohon /semester

Umur 14 - 20 tahun
Urea : 125 gr / pohon / semester
Sp-36 : 100 gr / pohon /semester
KCL(mop) : 100 gr / pohon / semester
Kieserite : 390 gr / pohon /semester

Umur 21 - 25 tahun
Urea : 100 gr /pohon/semester
Sp-36 : 700 gr /pohon /semester
KCL(mop) : 700 gr /pohon /semester
Kieserite : 230 gr/ pohon/ semester

Tambahkan NPK 500 gram pertahun dari takaran susunan dosis di atas,
Untuk tanaman belum menghasilkan Umur 2 bulan - 3 tahun gunakan 100-250 gram  dari takaran dosis di atas dan pemupukan 3 kali / tahun serta ditambah 1 pemupukan tunggal.

Jika dosis pemupukan  Menggunakan NPK 17-17-17-10 atau 15-15-15-10 maka berikan 2 - 2 ½ kg per semester untuk tanaman menghasilkan.

    Demikianlah informasi mengenai cara tanam dan perawatan kelapa sawit.
Semoga dapat membantu pengetahuan anda yang berminat membudidayakan kelapa sawit (palm oil).
Jika ada penulisan saya yang salah  atau membingungkan anda.
Tinggalkan saja komentar anda pasti akan saya perbaiki dan
Saya mohon maaf lahir dan batin.

   Semoga sukses bagi petani kelapa sawit Indonesia dan dunia.
Sekian dan terimakasih
Baca informasi lebih;
Cara meremajakan kelapa sawit dengan sistem tumpang sari.
Cara mengatasi hama landak.
Cara mengatasi hama babi.

16 September, 2014

Cara mengobati penyakit unggas

Tumbuhan yang tumbuh dibumi bukanlah tumbuhan yang tak bermanfaat.
Mungkin sebagian dari anda pernah berfikir seperti itu.
Tumbuhan yang ini dapat digunakan untuk mengobati dan menangkal penyakit bagi hewan peliharaan anda.
Berikut adalah tata cara membuat dan menggunakannya.
Namun hanya direkomendasikan untuk hewan sejenis  ungas seperti
• Ayam buras/potong/petelur
• Angsa
• Itik
• Mentok.

Inilah ulasannya untuk membuatnya.
Bahan-bahan :
• Daun sirih  2 ons
• Kunyit 2 ons
• Temulawak 2 ons
• Brotowali 2 ons
• SOC   ½ cc
• Bio Power  10 tetes
•  Gula pasir 1 sendok teh
• Air bersih  5 liter

Cara membuat:
- Daun sirih, temulawak, brotowali dan kunyit direbus sampai mendidih.
Lalu angkat dan diamkan sampai benar-benar dingin.
- Masukan SOC, BIO power dan gula dalam gelas,.
Kemudian aduk sampai tercampur rata.
Lalu diamkan selama l 15 menit.
_ Campurkan air rebusan tadi dengan larutan Soc dalam tadi menjadi satu.
Lalu aduk-aduk hingga merata.
Maka ramuan sudah siap digunakan.

Cara penggunaan :
• Campuran pada air minum ternak  untuk 500 ekor per 3 hari sekali.
Dalam mengatasi dan mencegah penyakit berikut.

- Berak darah (Coccidiosis)
Dosis :
Gunakan ramuan untuk air minum tanpa air tawar + COCY atau ANTI COCY selama 1 minggu.

- Pilek (snot/Coriza)
Dosis :
Kocok-kocok dahulu sebelum digunakan.
Gunakan  3-5 cc untuk 1 kali 1 hari selama 6 hari.

- Ngorok  (Chronis respiritory disease)
Ciri-ciri:
Batuk-batuk seperti tercekik.
Sangat mudah dikenali saat malam hari.
Kategori : Menular.
Dosis :
Kocok-kocok dahulu sebelum digunakan.
Gunakan 3-5 cc untuk 1 kali 1 hari selama 1 minggu.

- Berak hijau (kolera)
Ciri-ciri :
Tidak nafsu makan, ujung jengger kebiruan, kotoran berwarna coklat berlanjut hijau.
Kategori : Berbahaya dan menimbulkan kematian.
Dosis :
Kocok-kocok dahulu sebelum digunakan.
Gunakan 3-5 cc untuk 1 hari 1 kali selama 1 minggu.

- Cacing ascaris
Ciri-ciri :
Muka pucat, kotoran mencret encer, bulu kering berdiri.
Kategori : tidak menular dan menimbulkan kematian.
Dosis :
Kocok-kocok dahulu sebelum digunakan.
Gunakan 3-5 cc untuk 1 kali 1 hari selama 1 hari.

- Cacar (diptheri)
Ciri-ciri terbagi 2 :
Ciri luar :
Luka pada hewan tidak ditumbuhi bulu, bintik hitam menjadi kuning menjadi hitam membesar dan terkelupas kulitnya.
Ciri dalam :
selaput lendir mulut rongga mulut dan mulut berwarna kuning.
Kategori : Berbahaya dan tidak menular.
Dosis :
Kocok-kocok dahulu sebelum digunakan.
Gunakan 3-5 cc untuk 1 kali sehari selama seminggu.
Cara pengobatan luar :
Oleskan pada bagian yang terserang.
Cara pengobatan dalam :
Minumkan.

- Teteleo ( NCD )
Ciri-ciri :
Lemas seperti kedinginan, tak nafsu makan, pileren.
Kategori : Menular dan mematikan.
Penyakit ini belum ada obatnya, Namun hanya bisa dicegah dengan Vaksin.
Dosis :
Kocok-kocok dahulu sebelum digunakan.
Gunakan 4-6 cc untuk 1 hari 1 kali selama seminggu.
Catatan :
Bila bisa sembuh dari penyakit ini. biasanya kepala berputar-putar.

     Semoga bermanfaat dan sukses.
        Sekian dan terimakasih.

15 September, 2014

Cara membuat roter (ramuan organik ternak)

     Roter adalah singkatan dari Ramuan Organik Ternak.
Fungsi larutan ini untuk mempercepat pertumbuhan ikan dan dapat mempercepat masa panen.
Roter digunakan sebagai bahan tambahan pada pakan ternak ikan.
Oleh sebab itu halaman ini akan mengulas sedikit cara membuat roter.
Berikut adalah beberapa bahan dan cara membuatnya.
Bahan-bahan :
• Rumput laut 1 kg, jika tidak ada bisa diganti dengan azzola
• Pisang  10 buah
• Nanas 1 Buah
• Yoghurt  1 liter, jika ga ada boleh di ganti dengan susu murni / yakult.
• Usus kambing atau sapi: 500 gram
• Gula merah  1 kg
• Ragi tape  1 butir
• Air kelapa  5 liter

Cara membuat:
- Rumput laut atau azolla, pisang dan nanas di blender sampai halus.
- Usus kambing atau sapi di cingcang halus (blender lebih baik).
- Didihkan gula merah dengan air 1 liter, lalu biarkan larutan gula merah dingin.
- Campurkan semua bahan, kemudian aduk-aduk bahan selama kurang lebih 3-5 menit.
- Fermentasikan campuran selama 10-12 hari dalam wadah tertutup  (Jerigen atau ember tertutup).

CATATAN:
Setiap 2-3 hari sekali larutan fermentasi ini dikocok selama kurang lebih 5 menit.

Untuk pemakaian,
dosis 10 ml dicampur air 20 liter
untuk fermentasi pakan/pembuatan pelet dan untuk kolam 10 ml untuk luas 1-2²m

Cara memperbanyak Ramuan Organik Ternak (ROTER):
Bahan-bahan :
• Ambil 1 liter ramuan ROTER
• Gula 2 kg
• Air leri beras 5 liter
• Air kelapa 5 liter
• Air (mata air/sumur) 10 liter (didihkan dulu)
• Susu murni 2 liter
• Dedak 1 kg
• Terasi matang 1/4 kg

Cara membuat :
Untuk memperbanyak, campurkan semua bahan diatas, kemudian fermentasi larutan selama 7 hari.

CATATAN:
Jika larutan berbau busuk artinya gagal silahkan buang saja,
Jika larutan berbau wangi tape artinya berhasil pembuatan Ramuan Organik Ternak.
PEngambilan larutan bisa setiap minggu.
Ambil 2-3 liter tiap minggunya untuk keperluan ternak anda, kemudian ganti/tambah air kelapa dan gula 1 kg sebanyak yang diambil,
Larutan ini bisa bertahan sampai 1 tahun dan  seterusnya.

    Demikianlah sedikit informasi mengenai cara membuat roter.
Semoga bermanfaat dan sukses.
Sekian dan terimakasih.

Cara membuat pakan ikan sederhana sendiri

Membuat makanan ikan(pelet) sendiri.
Mungkin mustahil bagi para petani ikan.
Karena tak pernah mengenyam pendidikan membuat  Pakan ikan secara khusus

Jadi jangan merasa berkecil hati.
Dalam hidup ini tak ada yang tak mungkin bisa dilakukan oleh seorang petani yang ingin sukses.

Justru sukses itu berasal dari sikap dan prihatin seseorang.
Jika niat sudah menyatu dengan semangat, Gunung pun dapat berlubang.
Berikut ini adalah formasi bahan pakan yang dapat digunakan untuk membuat makanan ikan sederhana sendiri.

Pakan ikan ini direkomendasikan untuk
Ikan Mujahir,
Ikan Nila,
Ikan Mas,
Ikan Belut,
Ikan Lele dumbo dan jenis ikan lainya kecuali ikan hias.

Bahan-bahan :
• Tepung ikan 30 gram
• Tepung benawa 2 gram
• Bungkil kacang kedelai 10 gram
• Tepung terigu 22 gram
• Tepung jagung 8 gram
• Dedak halus 26 gram
• Mineral 0,5 gram
• Vitamin   1,5 gram

Cara membuat :
• Semua bahan dicampur menjadi satu dalam keadaan kering didalam wadah dan diaduk-aduk hingga merata.
Bila adukan telah Homogen. Lalu tambahkan air panas sebanyak 35%-40% dari jumlah total campuran bahan.
Pemberian air dilakukan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga merata sampai menjadi adonan berbentuk pasta.

• Hasil adonan kemudian dimasukkan kealat pencetak pelet.
Untuk keperluan ini diperlukan semacam gilingan daging atau pembuat kerupuk.
Diameter ukuran atau garis tengah dapat diatur sesuai keinginan yaitu 4-5 militer.

• Pelet yang telah dihasilkan dipotong-potong sepanjang 2 centimeter, Kemudian keringkan.
Pengeringan dapat dilakukan dengan alat (oven kue) atau dengan bantuan cahaya sinar matahari yang terik.

• Jika pelet sudah benar-benar kering, barulah disimpan ditempat yang kering dan tertutup.

Cara membuat pakan sederhana per 110 kg.
Selain mudah dibuat dan bahan-bahan mudah didapat.
Namum dapat menekan biaya pakan hingga 50% serta meningkatkan bobot ikan itu sendiri.

Berikut adalah ulasannya.
Bahan-bahan :
• Dedak  100 kg
• Tepung gaplek  10 kg
• Garam kasar  2 kg
• Tesaki cair 3 Botol/0,5 Liter

CARA membuat :
• Garam  dihaluskan  sampai halus, kemudian dedak dan tepung gaplek dicampur menjadi satu dalam wadah, Lalu aduk sampai merata dan setelah itu dikukus sampai matang. Tanda tanda bila sudah matang warna sudah  berubah menjadi coklat tua.

• 3 botol tesaki dimasukkan kedalam wadah yang berisi air 50 liter Air matang.
Lalu diaduk-aduk sampai merata.

• Hasil kukusan dimasukkan kedalam air 50 liter tadi.
Lalu aduk-aduk hingga merata.

• Hasil adonan dimasukkan kedalam mesin pencetak pelet. aturlah ukuran 4-5 centimeter.

• Pelet yang telah dihasilkan dipotong-potong sepanjang 2 centimeter, Kemudian keringkan.
Pengeringan dapat dilakukan dengan alat (oven kue) atau dengan bantuan cahaya sinar matahari yang terik.

Dibawah ini adalah formasi cara membuat pakan ikan lebih sederhana.

Formasi pertama
• Tepung kedelai 20 gram
• Tepung Dedak halus 50 gram
• Tepung jagung  30 gram

Formasi kedua
• Dedak halus 50 gram
• Tepung kedelai 20 gram
• Tepung bekicot 30 gram

Formasi ketiga
• Dedak halus 50 gram
• Tepung kedelai 20 gram
• Tepung cacing 30 gram

Formasi keempat
• dedak halus 50 gram
• Tepung kedelai 20 gram
• Tepung daun pepaya 30 gram

Cara membuat :
• Campur semua bahan menjadi satu dan tambahkan vitamin.
• Aduk-aduk sampai merata.
Bila adukan telah Homogen. Lalu tambahkan air panas sebanyak 35%-40% dari jumlah total campuran bahan.
Pemberian air dilakukan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga merata sampai menjadi adonan berbentuk pasta.

• Hasil adonan kemudian dimasukkan kealat pencetak pelet.
Untuk keperluan ini diperlukan semacam gilingan daging atau pembuat kerupuk.
Diameter ukuran atau garis tengah dapat diatur sesuai keinginan yaitu 4-5 militer.

• Pelet yang telah dihasilkan dipotong-potong sepanjang 2 centimeter, Kemudian keringkan.
Pengeringan dapat dilakukan dengan alat (oven kue) atau dengan bantuan cahaya sinar matahari yang terik.

• Jika pelet sudah benar-benar kering, barulah disimpan ditempat yang kering dan tertutup.

Catatan :
Jika ingin membuat pakan dengan skala besar. Maka harus menggandakan perhitungan angka diatas.

Keberhasilan usaha seseorang tergantung dari upaya orang itu sendiri.
Karena masa depan anda ada ditangan anda sendiri.

Semoga sukses.