Showing posts with label Bertani pungisida. Show all posts
Showing posts with label Bertani pungisida. Show all posts

20 August, 2015

Cara membuat trichoderma sp

    Terichoderma sp merupakan alternatif alami untuk mengatasi patogen-patogen merugikan seperti ganoderma sp, Colletotrichum capsici, dll.
Pada dasarnya trichoderma sering digunakan pertani-petani organik.
Karena sifat dari pungi trichoderma adalah jenis dari pungi antagonis yang berguna untuk mematikan pungi ganoderma sp, Colletotrichum capsici / penyebab antrakosa, dll.

   Cara mendapatkan trichoderma sp adalah sebagai berikut.
Bahan-bahan
1· Nasi secukupnya
2· Potongan bambu 3 ruas yang telah dibersihkan.
3· Karet ban atau tali rapiah

Cara membuat
Masukkan nasi kedalam bambu yang sudah dibelah.
Kemudian tutup kembali dan ikat sampai benar benar rapat agar tidak dicemari kotoran.
lalu tanam di bawah pohon bambu atau ditempat yang rimbun dan bertanah yang subur sedalam kira-kira 8-10 cm.
Kemudian tunggu sampai kurang dari 10 hari agar fermentasi benar benar sempurna.

Cara sederhana membuat Trichoderma sp cair

Bahan-bahan
1· Benih trichoderma 1 ruas bambu
2· Dedak (bekatul) 10 kg
3· Gula merah atau gula pasir 1 kg.
4. air masak .

Cara membuat:
Rebus dedak dengan air agar bakteri-bakteri di dalam dedak mati.
Kemudian masukkan gula yang telah dicairkan lalu aduk-aduk sampai rata lalu dinginkan.
Setelah rebusan tadi sudah benar-benar dingin masukan semua bahan diatas.
lalu buat adonan bulat bulat sekepalan orang dewasa atau bebas.
Masukkan kedalam wadah plastik dan  simpan selama 7 hari yang terhindar dari sinar matahari secara langsung.

Cara pemakaian
Campur 2 bulatan adonan dengan 10 liter air bersih setiap akan mengunakan.

   Demikian sedikit informasi mengenai cara membuat trichoderma sp.
  Semoga bermanfaat dan sukses.
Sekian dan terimakasih.

19 September, 2014

Cara membuat pungisida (Antraknosa)

Pungisida adalah pembasmi jamur pada tanaman.
Maka dari itulah petani dapat menyelamatkan tanamannya dari jamur.
Jamur yang sangat merugikan para petani adalah jenis jamur Antraknosa.
Pada umumnya jamur antraknosa menyerang batang, daun dan buah.
Biasanya batang dan buah menjadi busuk.
Jenis jamur ini dapat di basmi dan di cegah penyebarannya.
Oleh sebab itu di bawah ini ada beberapa cara sistem pengendalian dengan Organik.

Untuk Cabai, ketimun, tomat, kentang dan kacang-kacangan
Bahan-bahan :
• Bawang putih 130 gram
• Temu ireng  100 gram
• Temu lawak 100 gram
• Umbi gadung 100 gram
• Kencur 100 gram
• Kunyit putih 100 gram
• Air bersih 5 liter

Cara membuat :
Semua bahan di giling sampai halus.
Lalu tambahkan air bersih 5 liter.
Simpan dalam jerigen yang tertutup rapat selama seminggu.

Cara penggunaan:
Gunakan 1 liter untuk disemprotkan
Lakukan  penyemprotan pagi atau sore hari  2 kali dalam seminggu.

Keunggulan : 
Selain untuk mencegah pungi(jamur).
Pungisida ini dapat digunakan sebagai pupuk dengan cara di siramkan(kocor) 2 cm dari pangkal batang pohon.

Cara kedua
Bahan-bahan :
• Jahe  gram
• lengkuas  3 gram
• Kunyit 300 gram
• Air secukupnya

Cara membuat :
Semua bahan di giling sampai halus.
Lalu saring/peras dan ambil airnya.

Cara penggunaan :
Gunakan 2 - 3 sendok makan untuk 14 liter air bersih.
Lakukan penyemprotan pagi atau sore selama 2 kali dalam seminggu.

Keunggulan :
Jamur akan berkurang lebih cepat jika di gunakan secara rutin.
Tanaman akan terhindar dari jamur jika di gunakan secara rutin,
Karena dapat dijadikan sebagai sistem pencegahan tumbuhnya jamur.

Cara mengatasi pungi Fusarium
oxysporum penyebab penyakit busuk batang.
Pada umumnya jamur ini banyak menyerang  tanaman vanili.
Berikut ini adalah informasi ulasannya.

Bahan-bahan:
• Daun  cengkeh  100 gram

Cara membuat :
Giling cengkeh sampai halus dan lembut.

Cara penggunaan :
Tanam di sekitar akar tanaman.
Taburkan pada bawah batang pohon 2 - 3 cm dari batang pohon.
Dosis :
Gunakan 50 gram untuk satu pohon vanili.

Untuk mengatasi busuk batang dan layu pada tanaman tomat.
Bahan-bahan :
• Kunyit 1½ kg
• Blengge 1½ kg
•  Pucuk daun bambu muda 2 kg
• Air bersih 10 liter

Cara pembuatan :
Gilinglah kunyit,  blengge dan pucuk daun bambu secara terpisah. 

Rendam gilingan kunyit dan blengge dalam air secara terpisah dan masing-masing 2 liter air.
Rendam gilingan pucuk bambu dalam air 10 liter.
Semua rendaman di tutup rapat,
Lalu biarkan selama 2 minggu.
Setelah 2 minggu campur semua bahan menjadi satu.
Aduk sampai merata.

Cara penggunaan :
Tambahkan pada 20 liter air bersih.
Lalu siramkan pada pohon sampai keakar.

Catatan :
Untuk pohon tomat siramkan saja pada batang yang terinfeksi.