11 September, 2014

Cara membuat pupuk cair (Rotan)

   Ramuan organik tanaman atau lebih dikenal ROTAN.
Cara meramunya sebagai berikut:
ROTAN 1.
Bahan-bahan ;
• Buah Pisang   5 buah
• Buah Pepaya  1 buah
• Buah Nanas  1 buah
• Buah Mangga  2 buah
• Buah Melon/semangka  1 buah
• Kangkung air  3 ikat
• Kacang panjang   3 ikat
• Jagung muda  2 buah
• Ragi  3 butir
•  Air kelapa   5 liter
•  Air leri   3 liter
• Gula Kelapa  1 kg
•  Usus ikan  2 ons

Cara membuat ;
Bahan urutan 1 sampai 8 di blender sampai seperti jus.

Gula kelapa dididihkan dengan air 1 liter, biarkan sampai benar2 dingin.

Campurkanlah semua bahan yang sambil diaduk-aduk sampai benar-benar merata.

Simpan dalam wadah yg terbuat dari tembikar/plastik ( jangan yang terbuat dari logam).

Fermentasi berlangsung selama 10-14 hari, setiap 2 hari  sekali diaduk-adukselama 5 menit, kemudian tutup kembali.

Jika fermentasi berhasil campuran akan berbau asam dan harum tape.

Fermentasi sudah selesai jika sudah tidak ada lagi berbau gas yang terkandung.

Sharing ;
Ampasnya jangan dibuang.
Dalam POC mengandung
• Microba Azotobacter sp.
• Azospirillium sp.
• Pseudomonas sp.
• Lactobacillius sp.
• Rhizobium sp. dan
• Streptomyces sp.

CARA MEMPERBANYAK ROTAN.
Bahan-bahan ;
1• Air bersih 100 liter
2• Dedak  10 kg
3• Gula kelapa  5 kg
4• Air kelapa : 10 liter
5• POC ROTAN : 1 liter

Cara membuat ;
• Bahan no 1, 2 dan 3 panaskan,
   Sesudah dingin campurkan dengan
   bahan nomor 4 dan 5

• Masukan dalam drum plastic tutup rapat selama 7 hari.
    Selesai ..
    Sekarang  POC ROTAN 100 liter dengan kwalitas yang sama telah jadi.

Kwalitas rotan nomor satu.
• Tambahkan ZPT Auxin 1 Liter, Sitokinin 1 liter (untuk pupuk vegetatif) kedalam 100 liter .

• Tambahkan ZPT Sitokini ½ liter, Giberelin 1½ liter (untuk pupuk generatif) kedalam 100 liter.

Aplikasi sasaran ;
• Untuk tanaman padi  : 250 ml campur dengan air 14 liter (1 minggu sekali)

• Untuk palawija : 100 ml campur dengan air 14 liter (1 minggu sekali).

CARA MEMBUAT ROTAN 2.

Bahan utama ROTAN 2.
1• Cairan rumen (isi usus halus sapi/cairan hasil perasan isi usus besar sapi)  2 liter
2• Air gula /tebu/tetes tebu/molasis 2 liter
3• Air rebusan dedak/katul 4 liter

Bahan tambahan ;
1• Ragi tape = 2-3 butir
2• Trasi = ½-1 ons
3•  Buah nanas = 1 buah
4 Urine (boleh sapi/kelinci/domba/kambing) yang sudah diendapkan selama 1 minggu sebanyak 4 liter.

Cara membuat ;
• Campurkan katul 1 kg dengan 5 liter air, kemudian didihkan dan dinginkan  lalu saring dan ambil
airnya 4 liter.

• Campurkan cairan rumen sebanyak 2 liter dengan air gula/tetes tebu/molases sebanyak 2 liter

•  Campurkan air rebusan katul sebanyak 4 liter kedalam larutan campuran nomor 2.

• Campurkan 1 buah nanas yang telah dihancurkan/diparut/diblender.

• Campurkan ½-1 ons terasi yang telah diencerkan dengan air secukupnya.

• Tambahkan 2-3 butir ragi tape kedalam campuran larutan tersebut.

•  Tambahkan Urine sapi/kelinci/domba/kambing.

•  Masukan larutan bio aktivator tersebut pada botol/jerigen/ember yang terbuat dari bahan plastik dan tutup rapat, kemudian simpan selama 2 minggu.

• Jika sudah jadi campurkan dengan ROTAN 1 liter

Ciri – ciri bioaktivator yang sudah jadi :
• Bio aktifator yang sudah jadi berbau khas fermentasi/harum.
•  Berwarna kuning kecoklatan.
• Tidak keruh dan tidak ada jamur berwarna coklat/ abu – abu/hitam.

Ciri-ciri bioaktivator gagal ;
•  Banyak mikro organisme didalam larutan yang mati.

• Dicirikan larutan berwarna coklat kehitaman, berbau busuk dan terdapat banyak jamur berwarna coklat/abu – abu/hitam.

Catatan ;
Komposisi/kandungan microba dari campuran bioaktivator dengan ROTAN insyaallah menjadi Probiotik yang bisa dikatakan “SEMPURNA” untuk proses pembuatan POC maupun POP, Decomposer/ Pengkomposan

Kandungan Microba ;
• Mikroba selulolitik (Bacteriodes succinogenes Cillobacterium cellulosolvens).

• Mikroba Bakteri Hemiselulolitik (Butyrivibrio fibriosolven Bacteriodes ruminicola).

• Mikroba Amilolitik (Bacteriodes amylophilus, Streptococcus bovis).
• Mikroba Ureolitik (Streptococcus sp).

• Mikroba penambat N( Azotobakter, Azospirillum (bakteri penambat N2 yang tidak bersimbiosis dengan tanaman.

• Mikroba pelarut P Aspergillus niger, Bacillus subtilis, Bacillus polymixa (bakteri penghasil senyawa yang dapat melarutkan fosfat tanah Bacillus megatherium, pelarut phosphat dari ikatan phospor dengan mineral liat),

• Acetobacter sp, penghasil vitamin dan fitohormon (ZPT) yang dibutuhkan tanaman.

• Actinomycetes sp, Azospirillum lipoverum, penambat N, pelarut P,
penghasil vitamin dan fitohormon (ZPT) yang dibutuhkan tanaman,

• Bacillus mojavensis,
bersama Streptomyces meningkatkan kemampuan
tanah memegang air dan hara,

• Lactobacillus sp,
penghasil enzim selulosa yang membantu penguraian bahan organic.

• Nitrosococcus sp,
mengubah amonia menjadi N yg dpt diserap tanaman (NH4+ & NO3‾),

• Nitrosomonas sp,
mengubah amonia menjadi N yang dapat diserap tanaman (NH4+ dan NO3‾),

• Streptomyces sp,
bersama Bacillus mojavensis meningkatkan kemampuan tanah memegang air dan hara.

ROTAN 2+
Cara membuat :
•  Ambil tiga genggam tanah dari bawah kandang ayam / kambing sekitar kedalaman 10-20 cm.

• Masukan ke dalam larutan rotan 1 liter.

• Berikan gula merah/pasir 10 sendok makan.

• Tutup wadah dengan kain.

•  Biarkan selama 15 - 20 hari, setiap hari goyang-goyang / kocok-kocok.

•  Jika tidak tercium bau busuk artinya anda berhasil

APLIKASI ;
100 ml tambahkan dengan 10 liter air lalu Kocorkan pada tanah yang keras/gersang/kurang subur
Amati hasilnya 2-3 hari kemudian.

  Demikianlah sedikit informasi mengenai cara membuat rotan.
Semoga bermanfaat dan sukses.
Sekian dan terimakasih.

09 September, 2014

Cara membuat herbisida ramah lingkungan

      Herbisida di kenal sebagai cara pembasmi rumput dan anak kayu.
Herbisida juga sangat berperan besar dalam membantu petani dalam proses berladang.
Herbisida buatan dibawah ini hanya bertujuan untuk menekan biaya berladang.
Karena harga herbisida semakin lama semakin tinggi.
Hanya dengan cara ini bisa sedikit menghemat.
Herbisida buatan bisa di gandakan menjadi 10-24 liter atau lebih.
Di bawah ini adalah resep yang paling umum digunakan.

CARA PERTAMA
Bahan-bahan:
• Air  4 liter
• Garam  2 kg
• Cuka 80%   2 botol
• Belerang  3 ons

Cara membuat:
Rebus semua bahan kecuali cuka sampai mendidih.
Lalu angkat dan tunggu sampai dingin.
Setelah dingin campurkan cuka  dan di aduk sampai merata.
Kemudian disimpan dalam jerigen.

Cara pemakaian:
2 gelas herbisida untuk 1 tangki 10-15liter.

Setelah 2 hari penyemprotan gulma baru terlihat mulai mati.

Jika ingin mengoplos herbisida alami diatas.
Bisa  dioploskan dengan roundup atau sejenisnya dengan takaran
1 liter roundup 4 liter herbisida diatas.

Cara pemakaian:
1-2 gelas untuk 11-15 liter.

Setelah 1-2 hari penyemprotan gulma baru terlihat mulai mati.

CARA KEDUA
Bahan-bahan:
• Garam kotor 1 kg
• Pupuk urea  1 kg
• Sabuk colek 1 wadah
• Bensin 1 Liter
• Solar 1 Liter

Cara pembuatan:
Campur semua bahan lalu aduk jadi satu.

Cara pemakaian:
2 gelas untuk 10-15 liter air.

CARA KETIGA
Bahan-bahan
• Ragi tape 1 kantong.
• Pupuk urea 1kg
• Roundup/gramoxon 1 liter
• Air hujan 5-6 liter.

Cara membuat:
Campur semua bahan di dalam ember.
Lalu aduk sampai merata.
Setelah di aduk pindahkan kedalam jerigen lalu tutup rapat.
Simpan selama 7-14 hari supaya fermentasi sempurna.
Selama fermentasi berlangsung.
Jauhkan dari jangkauan sinar matahari secara langsung dan anak-anak.

Cara pemakaian:
Gunakan 80-100 cc untuk 11-15 liter.

CARA KEEMPAT
Bahan-bahan
• Air fermentasi Kakao 15 liter
• Sabun colek ½ kg
• Pupuk Urea 1 kg
• Roundup/gramoxone 5 liter
• Air 1 liter

Cara membuat:
Rebus sabun colek dengan 1 liter air sampai mendidih.
Lalu angkat dan dinginkan.
Setelah itu campur semua bahan menjadi satu dan aduk sampai merata.

Cara pemakaian:
2 gelas atau ±180-190 cc untuk 15 liter air.

CARA KELIMA
Bahan bahan:
• Ragi tape 25 butir
• Deterjen 60 gram
• Pupuk ZA ½ kg
• Air Kelapa 2 liter
• Roundup/gramoxone 1 liter

Cara membuat:
Campur semua bahan kecuali Deterjen dan Roundup/gramoxone kedalam ember.
Lalu aduk sampai merata.
Setelah itu masukan Deterjen aduk sampai rata.
Lalu masukkan Roundup/gramoxone.
Aduk lagi sampai semua bahan agar benar-benar tercampur sampai merata.
Lalu masukkan kedalam jerigen.

Cara pemakaian:
100 cc untuk 13-20 liter air.

Jika masih ada resep lain untuk membuat aplikasi herbisida.
Maka jangan pelit dan segan untuk membagi ilmunya untuk saya dan teman-teman petani kita yang lain.

06 September, 2014

Cara memelihara sapi yang paling sederhana dan sukses

   Berternak sapi sangatlah menguntungkan.
Sekarang ini telah menjadi angin segar bagi petani yang sambil berternak dipedesaan.
Terlebih lagi harga daging yang sangat menjanjikan dipasaran.
Kini halaman ini pun akan mengulas sedikit mengenai cara anda untuk berternak sapi yang sukses.
Manajemen pemeliharaan sapi adalah bagian dari proses menciptakan sapi berkualitas.
Jika anda ingin berternak sapi halaman ini akan sarankan memilih sapi bali.
Kenapa sapi bali ?,  Karena lebih mudah memeliharanya dan lebih tahan dari penyakit serta pergantian musim.

MENYEDIAKAN KANDANG
   Kandang yang nyaman bagi ternak adalah.
Bersih,kering dan hangat.
Kandang harus dibuat agar memenuhi kriteria sebagai berikut ;
-Cukup mendapat sinar matahari, aliran udara lancar dan beratap, supaya sapi tidak kepanasan maupun kehujanan.
-Mempunyai saluran pembuangan yang lancar dan tempat pembuangan kotoran yang memadai dan terbuat dari bahan yang kuat agar tidak melukai Sapi dan tahan lama.
-Lantai kandang datar yang cukup keras, lalu dilengkapi dengan garis-garis tebal mengarah dari depan ( kepala ) kebelakang ( pantat sapi ) dan makin kebelakang semakin dalam.
-Kandang dilengkapi dengan tempat pakan dan tempat air minum.
-Ukuran kandang Sapi dewasa panjang 2 m,lebar 1,5 m dan tinggi 2 m untuk 1 ekor.

MEMILIH INDUKAN SAPI
   Sapi Betina harus Sehat.
Asal usul harus diketahui( Dari keturunan produktif, tidak inbreeding )
Mempunyai sifat keindukan baik, yaitu
-Kepala sampai leher halus dan ramping.
-Bagian pinggul lebih besar
dibandingkan dengan bagian dada.
-Ambing(tetek) besar serta puttingnya 4 buah yang sejajar dan simetris.
-Kaki besar,kuat, berdiri tegak dan simetris.
-Maksimal 2 kali beranak dan produktif.
-Tinggi kumba minimal 110 cm.
-Panjang badan minimal 115 cm.

MERAWAT KESEHATAN HEWAN
   Merawat kesehatan hewan meliputi mencegah dan mengobati penyakit. Mencegah penyakit dapat dilakukan dengan menerapkan biosekuriti yaitu
-Mengupayakan kandang dan lingkungannya selalu bersih.
-Melakukan penyemprotan kandang secara teratur.
-Memvaksinasi sapi sesuai rekomendasi Dinas peternakan setempat.
-Memisahkan atau mengandangkan
tersendiri sapi sakit dan sapi yang baru datang dari daerah lain.
Beberapa penyakit yang umum adalah kembung perut ( bloat/timpani) dan cacingan.
Kedua penyakit ini dapat dicegah
dengan pelayuan hijauan yang diberikan pada sapi.
Penyakit lain yang perlu diwaspadai adalah penyakit jembrana,ngorok dan diare ganas menular.
Segera laporkan kejadian yang tidak biasa pada sapi keDokter Hewan atau Petugas Kesehatan Hewan terdekat.

MENGATUR REPRODUKSI
  Sapi siap kawin pada umur 15-20 bulan untuk betina pada umur 15-24 bulan untuk jantan,yang ditandai dengan munculnya berahi.
Sapi dapat dikawinkan 12-18 jam sejak munculnya tanda-tanda berahi.
Jika perkawinan berhasil,sapi akan
bunting selama 283 hari.
Setelah Anak sapi berumur 3 bulan sudah dapat disapih.
Lalu induknya dapat dikawikan kembali.

CARA MERAWAT SAPI MELAHIRKAN DAN TANDA TANDA SEBELUM MELAHIRKAN
1. Ambingnya sudah turun dan putingnya mengeras .

2. Tulang pelvis dan dua tulang yang menonjol di punggung bagian belakang atau legoknya (tingkat kecekungannya) mulai dalam.

3. Mulai keluar lendir

4. Dua minggu menjelang kelahiran, biasanya ternak makan sangat rakus.
Bila menjelang kelahiran, nafsu makan terjun bebas, sapi kadang tidak doyan makan, harus diwaspadai karena bisa menyebabkan Milk Fever .

5. Sapi lebih suka menyendiri dari teman-temannya.
Karena naluri induk sapi selalu ingin melindungi anaknya.

6. Menjelang kelahiran, biasanya tidur - bangun- tidur - bangun sambil mengendus-endus pada tempat yang cocok buat bersalin.

Lalu siapkan jerami kering secukupnya, yodium tinctur/ obat merah/ betadine dan kain kering.

7. Menjelang beranak,
vaginanya harus selalu dipantau. bila air ketubannya sudah pecah, segera cermati kalau" pedet(bayi)nya perlu dibantu keluarnya dengan cara ditarik.

8. Saat kelahiran, angkat kaki depan pedet sehingga kepala pedet ada dibawah beberapa saat.
Lalu tali pusat dicuci dengan yodium tinctur/betadine lalu diikat dengan cara disimpilkan dan beri yodium tincur/betadine lagi.

9. Dekatkanlah pedet pada induknya agar dipijat dan dikeringkan badannya.
Sebab dapat berperan dalam
memperlancar pembuluh darah.
Bila induknya tidak mau menjilati, segera kita lap pedet tadi sampai kering.
Setelah 15 menit kemudian, pedet akan berdiri dan berjalan mencari puting induknya .

10. Bila induk tidak mau menyusui, peras air susunya minimal 1liter untuk pedet.
Gunakan minimal 0,5 liter di dua jam pertama harus disusukan, sisanya disimpan dalam pendingin, lalu dilanjutkan dengan 0,5 liter selebihnya 4 jam kemudian.

11. Bila sudah lepas kolostrum, dapat dilakukan pembelian pedet > 7 hari yang bisa dipelihara bersama dengan 1 - 2 pedet lain yang dibeli dari tempat lain.

PAKAN UNTUK SAPI DAN CARA MEMBUAT PAKAN
  Jenis pakan Sapi berupa hijauan dan dedaunan(rumput) segar , bisa juga dari limbah pertanian seperti jerami padi, jerami jagung,kulit kakao, kulit kopi yang dilakukan pengolahan terlebih dahulu sebelum diberikan kepada sapi.
Selain hijauan, sapi bisa juga diberi makan konsentrat seperti dedak dari padi, jagung dan bijian lainnya.
Sapi membutuhkan pakan hijauan sebanyak 10% dari berat badannya
setiap hari.
Hijauan tersebut terdiri dari 2/3
bagian rerumputan dan 1/3 bagian kacang-kacangan.
Konsetrat berupa dedak padi 1-2 Kg/hari dan mineral sesuai dengan kebutuhan.
Selain pakan , sapi juga memerlukan air minum yang cukup.

TIPS PAKAN SAPI SUPAYA GEMUK
   Penggemukan sapi memakai Urea Molasses Multinutrient Block (UMMB) memberikan hasil memuaskan.
Itulah solusi di musim kemarau
lantaran pakan utama sapi seperti hijauan sulit diperoleh.
Istimewanya laju kenaikkan bobot sapi bisa dipertahankan minimal 1 kg per hari.
Nah, pembuatan UMMB yang perlu diperhatikan adalah kandungan nutrisinya sehingga laju pertambahan bobot sapi bisa stabil.

   UMMB biasanya dibuat dalam bentuk padat supaya dapat disimpan dan diangkut.
UMMB padat dibuat dengan cara cara mempres bahan UMMB menggunakan cetakkan.
Berikut 4 formula UMMB yang telah diuji cobakan.

Formula 1 Jumlah bahan
(kg/10 kg campuran)
Molase 3,300
Onggok 0,800
Dedak 1,800
Tepung kedelai 1,300
Tepung Tulang 0,600
Kapur 0,900
Urea 0,425
Lakta Mineral 0,125
Garam dapur 0,750

Formula 2 Jumlah bahan (kg/10kg
campuran)
Molase 3,900
Onggok 0,500
Dedak 1,350
Tepung daun singkong
kering 1,450
Tepung Tulang 0,900
Kapur 0,430
Urea 0,120
Lakta Mineral 0,750
Garam dapur 0,390

Formula 3 Jumlah bahan (kg/10kg
campuran)
Molase 2,925
Pollard 2,295
Bungkil biji kapuk 2,275
Tepung Tulang 0,490
Kapur 0,650
Urea 0,260
Lakta Mineral 0,085
Garam dapur 0,390

Formula 4 Jumlah bahan (kg/10kg
campuran)
Molase 3,000
Onggok 0,600
Bekatul 0,210
Tepung kedelai 1,150
Ampas kecap 0,900
Kapur 0,500
Urea 0,100
Mineral mix 0,700
Garam dapur 0,39.

PEMASARAN
  Anda bisa menjualnya kepasar hewan pemerintah atau kepada siapa saja yang anda suka.

   Demikian lah sedikit informasi mengenai cara berwirausaha sapi mulai dari hulu hingga kehilir.
Semoga bermanfaat dan sukses.
Sekian dan terimakasih.

30 August, 2014

Keterangan Pupuk kimia dan kandungan senyawa pada pupuk.

   Fungsi pupuk kimia atau pupuk buatan ini adalah pupuk yang sering digunakan untuk penunjang produksi maupun pertumbuhan tanaman disentra pertanian dan perkebunan.

     "Urea"
Urea merupakan pupuk buatan hasil persenyawaan NH4 (ammonia) dengan CO2.
Kandungan Nitrogen total dalam pupuk urea adalah 46 %.
Artinya setiap 100 kg Urea terdapat  46 kg unsur hara N (Nitrogen).

      "ZA"
Pupuk ZA adalah pupuk kimia buatan yang dirancang untuk memberi tambahan hara nitrogen dan belerang bagi tanaman .
Pupuk ZA mengandung
belerang (S) 24 % dan nitrogen(N) 21 %.
Artinya setiap 100 kg pupuk ZA terdapat 24 kg unsur hara Sulfur dan 21 kg unsur hara Nitrogen.
Perbandingan bahan dasar yang sering dipakai adalah 1:2.
Artinya analisis pupuk yang digunakan yaitu S=1 dan N=2.

    "SP 36"
SP 36 merupakan pupuk fosfat yang berasal dari batuan fosfat yang ditambang.
Kandungan unsur haranya dalam bentuk P2O5( phospat) adalah 36 %.Artinya setiap 100 kg SP36 terdapat 36 kg unsur hara P dalam bentuk P2O5(Phospat).

    "TSP"
Pupuk TSP adalah nutrient anorganik yang digunakan untuk memperbaiki hara tanah untuk
pertanian.
TSP artinya triple super phosphate.
Rumus kimianya Ca(H2PO4).Kandungan kadar P2O5 pupuk ini adalah 46%.Artinya setiap 100 kg
pupuk TSP didalamnya terkandung 46 kg unsur hara P2O5.

    "KCL(MOB)"
Kalium klorida (KCl) merupakan salah satu jenis pupuk kalium yang juga termasuk pupuk tunggal.Kandungan unsur hara dalam
pupuk KCl adalah 60% K2O.
Artinya setiap100 kg pupuk KCl terdapat 60 kg unsur hara K2O dari total kandungan.

"NPK"
Pupuk NPK merupakan pupuk majemuk yang mengandung unsur hara utama lebih dari dua jenis. Dengan kandungan unsur hara
Nitrogen 15 % dalam bentuk NH3,
Phosfor 15 % dalam bentuk P2O5 dan
Kalium 15 %dalam bentuk K2O(kalium oksida).
Artinya setiap 100 kg NPK
didalamnya terkandung 15 kg unsur Nitrogen dalam bentuk NH3, 15 kg Phosfor dalam bentuk P2O5 dan 15 kg Kalium dalam bentuk K2O.

Perbandingan yang sering dipakai dalam pembuatan pupuk NPK ini adalah 16:16:16, artinya analisis pupuk yang dipakai adalah N= 16,P = 16,K = 16.

     "Kieserite"
Pupuk Magnesium atau yang lebih dikenal sebaga Mgo, tergolong pupuk tunggal yang manfaatnya mampu memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah.
Kandungan unsur hara Magnesium dalam pupuk ini sebesar 30%. Artinya setiap 100 kg pupuk MgO terdapat 30 kg unsur hara Magnesium.

     "Dolomit"
Dolomit merupakan zat kapur yang difungsikan sebagai pupuk yang berbentuk serbuk berwarna
kekuningan. Dikenal sebagai bahan untuk menaikkan pH tanah. Dolomit adalah sumber Mg, Ca.

     "Borat"
Pupuk Burat ( Na2 B 4 O7 5H 2 O) adalah suatu bahan kimia berupa tepung yang mudah dilarutkan.Kandungan unsur hara di dalam Borat adalah  45% Boron Oksida ( B 2 O3 ) , 20% Natrium Oksida (Na2 O), 35 % Kadmium (Cd).
Artinya setiap 100 kg pupuk burat   terkandung 45 kg unsur hara B 2 O3, juga terkandung 20 kg unsur
hara Na2 O dan yang terakhir adalah terkandung 35 kg unsur hara Cd.

       "Pupuk Kandang Sapi"
Pupuk kandang sapi merupakan pupuk padat yang banyak mengandung air dan lendir. Komposisi dan kandungan pupuk kandang sapi adalah
Kadar air (24,21%),
Nitrogen (1,11%),
Karbon Organik(18,76%),
C/N Ratio (16,90%),
Fospor (1,62%),
dan Kalium (7,26%).
Artinya setiap 100 kg pupuk
kandang sapi tersebut didalamnya terkandung kadar air sebanyak 24,21% , terkandung 1,11 kg
unsur hara N, terkandung 18,76 kg Karbon organik, terkandung 16,90% C/N ratio,terkandung 1,62 kg unsur hara Fospor dan yang terakhir terkandung 7,26 kg unsur hara Kalium.
Dalam pembuatan pupuk kandang sapi perbandingan bahan dasar yang sering digunakan petani antara unsur hara N dan K adalah 3:1.
Artinya dalam pembuatannya menggunakan analisis pupuk N= 3 dan K = 1.

DI samping itu  Unsur Hara Dalam Tanah terbagi menjadi unsur Makro dan Mikro.
Beberapa Unsur Hara Yang Dibutuhkan Tanaman :
Karbon (C),
Hidrogen (H),
Oksigen (O),
Nitrogen (N), Fosfor (P),
Kalium (K),
Kalsium (Ca),
Magnesium (Mg),
Belerang (S),
Besi (Fe),
Mangan
(Mn),
Boron (B),
Mo,
Tembaga (Cu),
Seng (Zn) dan
Klor (Cl).

Unsur hara tersebut tergolong unsur hara Essensial.
Berdasarkan jumlah kebutuhannya bagi tanaman dan dikelompokkan menjadi dua, yaitu:

Unsur Hara Makro adalah Unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah besar.

Unsur Hara Mikro adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah kecil.

Unsur hara makro meliputi:
Nitrogen
Phospat
Kalium
Ca
Mg
Sulfur

Unsur Hara Mikro
Unsur hara mikro meliputi :
Fe
Mn
B
Mo
Cu
Zn
Cl

     UNSUR HARA MAKRO
Fungsi Unsur Hara Makro (N-P-K)
Berikut ini adalah fungsi-fungsi masing-masing unsur tersebut :

     Nitrogen ( N )
-Merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan.
-Merupakan bagian dari sel ( organ ) tanaman itu sendiri.
-Berfungsi untuk sintesa asam amino dan protein dalam tanaman
-Merangsang pertumbuhan vegetatif ( warna hijau ) seperti daun.
-Tanaman yang kekurangan unsur Nitrogen gejalanya sebagai berikut.
pertumbuhan lambat/kerdil, daun hijau kekuningan, daun sempit, pendek dan tegak, daun-daun tua cepat menguning dan mati.

       Phospat ( P )
-Berfungsi untuk pengangkutan energi hasil metabolisme dalam tanaman.
-Merangsang pembungaan dan pembuahan.
-Merangsang pertumbuhan akar
-Merangsang pembentukan biji
-Merangsang pembelahan sel tanaman dan memperbesar jaringan sel.
-Tanaman yang kekurangan unsur Phospat gejalanya sebagai berikut.
pembentukan buah/dan biji berkurang, kerdil, daun berwarna keunguan atau kemerahan ( kurang sehat ).

     Kalium ( K )
-Berfungsi dalam proses fotosintesa, pengangkutan hasil asimilasi, enzim dan mineral termasuk air.
-Meningkatkan daya tahan/kekebalan tanaman terhadap penyakit.
-Tanaman yang kekurangan unsur Kalium gejalanya sebagai berikut.
batang dan daun menjadi lemas/rebah, daun berwarna hijau gelap kebiruan tidak hijau segar dan sehat, ujung daun menguning dan kering, timbul bercak coklat pada pucuk daun.

UNSUR HARA MIKRO YANG DIBUTUHKAN TANAMAN
  Unsur hara mikro yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah kecil antara lain.
Besi/Iron(Fe),
Mangaan(Mn),
Seng (Zn),
Tembaga (Cu),
Molibden (Mo),
Boron(B),
Klor(Cl).

A. Besi (Fe)
Besi (Fe) merupakan unsure mikro yang diserap dalam bentuk ion feri (Fe3+) ataupun fero (Fe2+).
Fe dapat diserap dalam bentuk khelat (ikatan logam dengan bahan organik).
Mineral Fe antara lain
olivin (Mg, Fe)2SiO,
pirit, siderit (FeCO3),
gutit (FeOOH),
magnetit (Fe3O4),
hematit(Fe2O3) dan
ilmenit (FeTiO3).
Besi dapat juga diserap dalam bentuk khelat, sehingga pupuk Fe
dibuat dalam bentuk khelat.
Khelat Fe yang biasadigunakan adalah Fe-EDTA, Fe-DTPA dan khelat yang lain.
Fe dalam tanaman sekitar 80% yang terdapat dalam kloroplas atau sitoplasma.
Penyerapan Fe lewat daun dianggap lebih cepat dibandingkan dengan penyerapan lewat akar, terutama pada tanaman yang mengalami defisiensi Fe.
Dengan demikian pemupukan lewat
daun sering diduga lebih ekonomis dan efisien.
Fungsi Fe antara lain sebagai penyusun klorofil, protein, enzim, dan berperanan dalam perkembangan kloroplas.
Sitokrom merupakan enzim yang mengandung Fe porfirin. Kerja katalase dan peroksidase digambarkan secara ringkas sebagai berikut:
a. Catalase : H2O + H2O O2 + 2H2O
b. Peroksidase : AH2 + H2O A + H2O
Fungsi lain Fe ialah sebagai pelaksana pemindahan electron dalam proses metabolisme.
Proses tersebut misalnya reduksi N2, reduktase solfat, reduktase nitrat.
Kekurangan Fe menyebabakan
terhambatnya pembentukan klorofil dan akhirnya juga penyusunan protein menjadi tidak sempurna
Defisiensi Fe menyebabkan kenaikan kaadar asam amino pada daun dan penurunan jumlah ribosom secara drastic.
Penurunan kadar pigmen dan
protein dapat disebabkan oleh kekurangan Fe.
Juga akan mengakibatkan pengurangan aktivitas semua enzim.

B. Mangaan (Mn)
Mangaan diserap dalam bentuk ion Mn++.
Seperti hara mikro lainnya, Mn dianggap dapat diserap dalam bentuk kompleks khelat dan pemupukan Mn sering disemprotkan lewat daun. Mn dalam tanaman tidak dapat bergerak atau beralih tempat dari organ yang satu ke organ lain yang membutuhkan.
Mangaan terdapat dalam tanah
berbentuk senyawa oksida, karbonat dan silikat dengan nama pyrolusit (MnO2), manganit (MnO
(OH)), rhodochrosit (MnCO3) dan rhodoinit (MnSiO3).
Mn umumnya terdapat dalam batuan primer, terutama dalam bahan ferro magnesium.
Mn dilepaskan dari batuan karena proses pelapukan batuan.
Hasil pelapukan batuan adalah
mineral sekunder terutama pyrolusit (MnO2) dan manganit (MnO(OH)).
Kadar Mn dalam tanah berkisar antara 300 smpai 2000 ppm. Bentuk Mn dapat berupa kation Mn++ atau mangan oksida,
baik bervalensi dua maupun valensi empat.
Penggenangan dan pengeringan yang berarti reduksi dan oksidasi pada tanah berpengaruh terhadap valensi Mn.
Mn merupakan penyusun ribosom dan juga mengaktifkan polimerase, sintesis protein, karbohidrat.
Berperan sebagai activator bagi
sejumlah enzim utama dalam siklus krebs,
dibutuhkan untuk fungsi fotosintetik yang normal dalam kloroplas, ada indikasi dibutuhkan dalam sintesis klorofil.
Defisiensi unsure Mn antara
lain : pada tanaman berdaun lebar, interveinal chlorosis pada daun muda mirip kekurangan Fe, tapi lebih banyak menyebar sampai ke daun yang lebih tua, pada serealia bercak-bercak warna keabu-abuan sampai kecoklatan dan garis-garis pada bagian tengah dan pangkal daun muda, split seed pada tanaman lupin.

C. Seng (Zn)
Zn diserap oleh tanaman dalam bentuk ion Zn++ dan dalam tanah alkalis mungkin diserap dalam bentuk monovalen Zn(OH)+.
Di samping itu, Zn diserap dalam bentuk kompleks khelat, misalnya Zn-EDTA.
Seperti unsure mikro lain, Zn dapat
diserap lewat daun.
Kadar Zn dalam tanah berkisar antara 16-300 ppm, sedangkan kadar Zn dalam tanaman berkisar antara 20-70 ppm.
Mineral Zn yang ada dalam tanah antara lain sulfida (ZnS), spalerit [(ZnFe)S], smithzonte (ZnCO3), zinkit (ZnO), wellemit (ZnSiO3 dan ZnSiO4).
Fungsi Zn antara lain :
pengaktif enzim anolase, aldolase,
asam oksalat dekarboksilase, lesitimase, sistein desulfihidrase, histidin deaminase, super okside demutase (SOD), dehidrogenase, karbon anhidrase, proteinase dan peptidase.
Zn juga berperan dalam biosintesis auxin, pemanjangan sel dan ruas batang.
Ketersediaan Zn menurun dengan naiknya pH, pengapuran yang berlebihan sering menyebabkan ketersediaaan Zn menurun.
Tanah yang mempunyai pH tinggi sering menunjukkan adanya gejala defisiensi Zn, terutama pada tanah berkapur.
Adapun gejala defisiensi Zn antara lain :
-Tanaman kerdil.
-Ruas-ruas batang memendek.
-Daun mengecil dan mengumpul (resetting) dan klorosis pada daun-daun muda dan intermedier serta adanya nekrosis.

D. Tembaga (Cu)
Tembaga (Cu) diserap dalam bentuk ion Cu++ dan mungkin dapat diserap dalam bentuk senyawa kompleks organik, misalnya Cu-EDTA (Cu-ethilen diamine tetra acetate acid) dan Cu-DTPA (Cu diethilen triamine penta acetate acid).
Dalam getah tanaman bik dalam xylem maupun floem hampir semua Cu membentuk kompleks senyawa
dengan asam amino.
Cu dalam akar tanaman dan
dalam xylem > 99% dalam bentuk kompleks.
Dalam tanah, Cu berbentuk senyawa dengan S, O, CO3 dan SiO4 misalnya kalkosit (Cu2S), kovelit (CuS), kalkopirit (CuFeS2), borinit (Cu5FeS4), luvigit (Cu3AsS4), tetrahidrit [(Cu,Fe)12SO4S3)],
kufirit (Cu2O), sinorit (CuO), malasit [Cu2(OH) 2CO3], adirit [(Cu3(OH)2(CO3)], brosanit [Cu
4(OH)6SO4].
Kebanyakan Cu terdapat dalam kloroplas (>50%) dan diikat oleh plastosianin.
Senyawa ini mempunyai berat molekul sekitar 10.000 dan masing-masing molekul mengandung satu atom Cu.
Unsur  Hara mikro Cu berpengaruh pada klorofil, karotenoid, plastokuinon dan plastosianin.
Fungsi dan peranan Cu antara lain : mengaktifkan enzim sitokrom-oksidase, askorbit-oksidase, asam butirat-fenolase dan laktase.
Berperan dalam metabolisme protein dan karbohidrat, berperan terhadap perkembangan tanaman generatif,
berperan terhadap fiksasi N secara
simbiotis dan penyusunan lignin.
Adapun gejala defisiensi / kekurangan Cu antara lain :
-pembungaan dan pembuahan terganggu.
-warna daun muda kuning dan kerdil, daun-daun lemah.
-layu dan pucuk mengering serta batang dan tangkai daun lemah.

E. Molibden (Mo)
Molibden diserap dalam bentuk ion MoO4-.
Variasi antara titik kritik dengan toksis relatif besar.
Bila tanaman terlalu tinggi, selain toksis bagi tanaman juga berbahaya bagi hewan yang memakannya.
Hal ini sedikit berbeda dengan sifat
hara mikro yang lain.
Pada daun kapas, kadar Mo sering sekitar 1500 ppm.
Umumnya tanah mineral cukup mengandung Mo.
Mineral lempung yang terdapat di dalam tanah antara lain molibderit (MoS), powellit (CaMo)3,8H2O.
Molibdenum (Mo) dalam larutan sebagai kation ataupun anion.
Pada tanah gambut atau tanah organik sering terlihat adanya gejala defisiensi Mo.
Walaupun demikian dengan senyawa organik Mo membentuk senyawa khelat yang melindungi Mo dari pencucian air.
Tanah yang disawahkan menyebabkan kenaikan ketersediaan Mo dalam tanah. Hal ini disebabkan karena dilepaskannya Mo dari ikatan Fe (III) oksida menjadi Fe (II) oksida hidrat.
Fungsi Mo dalam tanaman adalah mengaktifkan enzim nitrogenase, nitrat reduktase dan xantine oksidase.
Gejala yang timbul karena kekurangan Mo hampir menyerupai kekurangan N.
Kekurangan Mo dapat menghambat pertumbuhan tanaman, daun menjadi pucat dan mati dan pembentukan bunga terlambat. Gejala defisiensi Mo dimulai dari daun tengah dan daun bawah. Daun menjadi kering kelayuan, tepi daun menggulung dan daun umumnya sempit. Bila defisiensi berat, maka lamina hanya terbentuk sedikit sehingga kelihatan tulang-tulang daun lebih dominan.

F. Boron (B)
Boron dalam tanah terutama sebagai asam borat (H2BO3) dan kadarnya berkisar antara 7-80 ppm.
Boron dalam tanah umumnya berupa ion borat hidrat B(OH)4-.
Boron yang tersedia untuk tanaman hanya sekitar 5%dari kadar total boron dalam tanah.
Boron ditransportasikan dari larutan tanah ke akar tanaman melalui proses aliran masa dan difusi.
Selain itu, boron sering terdapat dalam bentuk senyawa organik. Boron juga banyak terjerap dalam kisi mineral lempung melalui proses
substitusi isomorfik dengan Al3+ dan atau Si4+.
Mineral dalam tanah yang mengandung boron antara lain turmalin (H2MgNaAl3(BO)2Si4O2)O20
yang mengandung 3%-4% boron. Mineral tersebut terbentuk dari batuan asam dan sedimen yang
telah mengalami metomorfosis.
Mineral lain yang mengandung boron adalah kernit (Na2B4O7.4H2O), kolamit (Ca2B6O11.5H2O),
uleksit (NaCaB5O9.8H2O) dan aksinat.
Boron diikat kuat oleh mineral tanah, terutama seskuioksida (Al2O3 + Fe2O3).
Fungsi boron dalam tanaman antara lain berperanan dalam metabolisme asam nukleat, karbohidrat, protein, fenol dan auksin.
Di samping itu boron juga berperan dalam pembelahan,
pemanjangan dan diferensiasi sel, permeabilitas membran, dan perkecambahan serbuk sari.
Gejal defisiensi hara mikro ini antara lain :
pertumbuhan terhambat pada jaringan meristematik (pucuk akar), mati pucuk (die back),
mobilitas rendah, buah yang sedang berkembang sangat rentan, mudah terserang penyakit.

G.Klor(Cl)
Klor merupakan unsur yang diserap dalam bentuk ion Cl- oleh akar tanaman dan dapat diserap pula berupa gas atau larutan oleh bagian atas tanaman, misalnya daun. Kadar Cl dalam tanaman sekitar 2000-20.000 ppm berat tanaman kering.
Kadar Cl yang terbaik pada tanaman adalah antara 340-1200 ppm dan dianggap masih dalam kisaran hara mikro.
Klor dalam tanah tidak diikat
oleh mineral, sehingga sangat mobil dan mudah tercuci oleh air draiinase.
Sumber Cl sering berasal dari air hujan, oleh karena itu,
hara Cl kebanyakan bukan menimbulkan defisiensi, tetapi justru menimbulkan masalah keracunan tanaman.
Klor berfungsi sebagai pemindah hara tanaman, meningkatkan osmose sel, mencegah kehilangan
air yang tidak seimbang, memperbaiki penyerapan
ion lain, untuk tanaman kelapa dan kelapa sawit dianggap hara makro yang penting.
Juga berperan dalam fotosistem II dari proses fotosintesis,
khususnya dalam evolusi oksigen.
Adapun defisiensi klor adalah antara lain :
-Pola percabangan akar abnormal,
-gejala wilting (daun lemah dan layu).
-Warna keemasan (bronzing) pada daun.
-Pada tanaman kol daun berbentuk mangkuk.

22 August, 2014

Cara Menanam Terong Dan Manfaatnya

Sebelum kita membahas cara berbudidaya Terong.

Ada baiknya kita mengetahui manfaat yang terkandung di dalamnya.

KarenaTerong mempunyai kandungan yang cukup beragam yang mampu memberikan dampak yang menyehatkan bagi tubuh kita.
Berikut ini beberapa kandungan zat dalam terong.

1. Phycocyanian
Phycocyanian merupakan protein kompleks yang terdapat pada kulit ungu terong, dan bermanfaat
untuk menstimulasi kerja sel batang pada sumsum tulang, berperan dalam produksi sel darah putih dan merah, mencegah atau melawan kanker, pendarahan wasir, luka borok, dan bersifat antioksidan.

2. Antosianin
Merupakan senyawa flavanoid yang berguna untuk melindungi sel dari sinar ultra violet.
Antosianin juga bisa membantu pengobatan penyakit seperti kanker, dan jantung.

3. Vitamin
Vitamin yang terkandung dalam kulit ungu terong yang terbanyak adalah vitamin B kompleks, dan lainnya seperti vitamin A, C, E, K, D, dan juga mengandung kalsium, mineral dan kaya akan serat.

4. Zat besi
Zat besi sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya anemia. Anemia membuat jumlah sel darah merah berkurang di dalam tubuh.

5. Ellagic Acid
Merupakan komponen fenolik yang dapat mencegah penggumpalan darah, menghambat pertumbuhan tumor dan sel kanker, serta mencegah kerusakan pada gen.

"UNTUK KECANTIKAN BAGI WANITA"

1. Kaya Serat.
Terong mengandung serat sekitar 2 gram. Kita semua tahu kalau serat sangat penting sekali bagi tubuh kita karena dapat membantu memperlancar pencernaan dan buang air besar.
Maka dari itu terong adalah salah satu sumber serat yang baik .

2. Menurunkan berat badan.
Terong dapat menjadi makanan alternatif bagi Anda yang sedang program diet. Karena terong
mengandung serat dapat membuat kita tidak mudah lapar dan membantu mempercepat proses
metabolisme tubuh. Selain itu juga terong dapat membantu dalam proses pembakaran lemak di tubuh.

3. Kesehatan dan Kecantikan Kulit.
Apakah anda tahu kalau terong juga memiliki manfaat terhadap kulit anda?
Terong dapat membantu melembabkan kulit anda dari dalam.
Nah bagi anda yang memiliki jenis kulit yang kering, ada baiknya anda mengonsumsi terong untuk membantu mengatasinya.

"MANFAAT BAGI PRIA"

Terong dapat mendongkrak gairah seksual pria karena efek afrodisiaknya.

"UNTUK KESEHATAN"

1. Anti-Kanker.
Dalam terong juga ditemukan terdapat zat yang disebut dengan nasunin. Zat ini ternyata dapat membantu mengatasi sel – sel kanker yang ada didalam tubuh. Terong sangat baik melawan kanker usus besar.

2. Makanan/Suplemen Otak.
Fitonutrien yang ditemukan dalam terong dapat membantu perkembangan otak kita dan melindungi membran sel dari berbagai kerusakan. Bagi anda
yang memiliki anak dan jika ingin agar otak anak anda lebih aktif, maka coba masukkan terong ke
dalam sayuran mereka.

3. Kesehatan Jantung.
Terong memiliki khasiat yang baik terhadap kesehatan jantung. Terong dapat mengurangi
kolesterol yang berada pada dinding arteri dan dinding pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lancar.

4. Baik untuk penderita Diabetes.
Terong adalah makanan tinggi serat dan rendah karbohidrat sehingga sangat baik bagi penderita diabetes. Hasi penelitian menunjukkan bahwa,
jika kita konsumsi terong secara teratur maka kadar gula kita juga akan menurun dan stabil.

5. Mengobati Wasir.

6. Mengobati Bronkitis.

7. Mengobati Radang sendi dan Reumatik.

8. Mengobati Gusi berdarah.

9. Anti kejang.

10. Batuk

11.Hipertensi(darah tinggi)

12. Raja singa.

"CARA MEMBUDIDAYAKAN"

Syarat tumbuh
Dapat tumbuh di dataran renda maupun dataran tinggi Suhu udara 22 – 30 derajat celcius.
Jenis tanah yg paling baik lempung berpasir, subur, kaya bahan organik, aerasi dan drainase
baik dan mempunyai keasaman / pH antara 6,8 – 7,3

Media tanam : tanah, pupuk kandang(kotoran ayam,sapi,kambing,dll yang telah di fermentasi) dan pasir /sekam.
Mendapat sinar matahari yang cukup Waktu tanam yg cocok pada awal musim kemarau

Pembibitan
Rendam benih dalam air hangat kuku selama 10-15 menit, disarankan tambah dengan POC NASA dengan dosis 2 cc / liter air.
Bungkus benih dalam gulungan kain basah untuk diperam selama sekitar 24 jam hingga nampak mulai berkecambah.
Sebarkan benih diatas tempat persemaian menurut barisan.
Jarak antar barisan 10-15 cm
Tutup benih dengan lapisan tanah tipis.
Siram persemaian 2x sehari yaitu pada pagi & sore hari.
Bibit berumur 1-1,5 bulan atau berdaun empat helai siap untuk dipindahkan ke lahan yang telah disiapkan atau polibag / pot
kecil jika ingin berkebun di pekarangan rumah..

Penanaman

Pilih bibit yang telah tumbuh subur dan normal,
berumur 1-1,5 bulan atau telah berdaun minimal 4 helai

Cabut bibit dari persemaian secara hati-hati agar akar tidak rusak sebaiknya tanah pada akar harus tetap ada. Karena bisa mengurangi resiko stres pada bibit..

Tanam bibit di lubang tanam secara tegak, lalu tanah disekitar lubang tanam dipadatkan.

Pemeliharaan
Penyiraman secukupnya.
Lakukan penyiangan gulma.
Sulam tanaman yang pertumbuhannya tidak normal / mati / terserang penyakit.
Pemasangan turus bambu berukuran 80-100 cm
dan lebar 2-4 cm, dipasang lebih awal agar tidak mengganggu perakaran, ditancapkan secara individu dekat batang, kuatkan dengan ikatan.

Pemupukan sebaiknya dilakukan dengan pupuk organik.
Jika diperlukan pupuk kimia, disarankan dilakukan dengan cara dikocor sebanyak 3,5 gr / liter air, kocorkan larutan pupuk sekitar 250 cc / tanaman.
Lakukan pemangkasan tunas-tunas liar yang tumbuh mulai dari ketiak daun pertama hingga bunga pertama, agar tunas-tunas baru dan bunga yang lebih produktif segera tumbuh

"PENGENDALIAN HAMA"

1.Kumbang daun (Epllachnaspp.)
Gejala serangan : adanya bekas gigitan pada permukaan daun sebelah bawah. Bila serangan
berat dapat merusak semua jaringan daun & tinggal tulang-tulang daun saja.
Pencegahan : semprot dengan Pestona atau Pentana + Aero 810 setiap 1-2 minggu sekali.
Pengendalian : kumpulkan & musnahkan kumbang & lakukan pengaturan waktu tanam.

2. Kutu daun (Aphissp)
Menyerang dengan cara mengisap cairan sel, terutama pada pucuk atau daun-daun muda
Gejala : daun tidak normal, keriput / keriting / menggulung
Pengendalian : mengatur waktu tanam dan pergiliran tanaman, sebagai pencegahan semprot dengan Pentana + Aero 810 atau
Natural BVR(sejenisnya) setiap 1-2 minggu sekali.

3.Ulat tanah (AgrotisipsilonHufn)
Bersifat polifag, aktif pada senja / malam hari.
Menyerang dengan cara memotong titik tumbuh tanaman yang masih muda, sehingga tanaman akan terkulai & roboh.
Pengendalian : kumpulkan & musnahkan ulat yg ada.
Pencegahan : semprotkan Pestona atau Pentana + Aero810(sejenisnya).

4.Ulat Grayak (Spodopterailtura,F.)
Bersifat polifag
Menyerang dengan cara memakan daun hingga berlubang-lubang
Pengendalian : atur waktu tanam & pergiliran tanaman
Pencegahan : semprot dengan Natural Vitura

5. Ulat Buah (HeilcoverpaarmigeralHubn)
Bersifat polifag Menyerang buah dengan cara menggigit / melubangi
Pengendalian : lakukan pergiliran tanaman, waktu tanam & sanitasi tempat tanam.

"PENGENDALIAN PENYAKIT"

1. Layu bakteri
Penyebab : bakteri Pseudomonas solanacearum.
Bisa hidup lama dalam tanah
Serangan hebat pada suhu cukup tinggi.
Gejala : terjadi kelayuan seluruh tanaman secara mendadak
Pengendalian : gunakan pestisida alami atau bila serangan sangat berat dapat gunakan pestisida kimia yang dianjurkan.

2. Busuk buah
Penyebab : jamur Phytophthorasp,
Phomopssvexans, Phytiumsp.
Gejala : bercak-bercak coklat kebasahan pada buah sehingga buah membusuk.
Pengendalian : gunakan pestisida alami atau bila serangan sangat berat dapat digunakan pestisida kimia yang dianjurkan.

"PANEN"

Petik buah pertama setelah berumur 3-4 bulan (tergantung jenis yg ditanam).
Terong dapat berproduksi hingga umur 5-6 bulan.
Petik buah bersama tangkainya dengan tangan atau alat tajam
Waktu panen yg tepat pagi / sore hari.
Pemetikan buah selanjutnya rutin tiap 3-7 hari sekali untuk buah yang siap petik.

21 August, 2014

Manfaat Kangkung dan teh

Sagala yang dari alam tersimpan sejuta manfaat yang tak terhingga.
Maka dari itu kita harus pandai-pandai memanfaatkan fasilitas yang di anugrahkan tuhan untuk kita..

1. Teh Hijau
Bahan epigallocatechin gallate (EGCG) dalam teh hijau adalah salah satu molekul gizi yang paling kuat yang telah terbukti untuk melawan pembentukan pembuluh darah oleh sel kanker.
Satu sampai dua cangkir teh hijau setiap hari dapat membantu anda menjaga kanker payudara.

2. Minyak Zaitun
Minyak zaitun, bersama dengan makanan lain dalam beberapa diet diyakini untuk memperlambat pertumbuhan kanker.
Misalnya bahan dalam minyak zaitun telah terbukti dapat melindungi terhadap penyebab 20% dari semua
kanker payudara.

3. Bawang putih
Sumber yang kaya senyawa pelawan kanker yang disebut allium, bawang putih ditunjukkan untuk memperlambat pertumbuhan tumor dan mencegah risiko kanker payudara antara lain bentuk kanker seperti kolorektal dan kanker prostat. Bawang putih yang sering ditemukan pada beberapa makanan punya khasiat lebih.
Mencampurkan sepotong bawang putih pada masakan anda setiap pagi untuk melawan sel
kanker. Bawang putih mengandung beberapa unsur utama yang diyakini untuk melawan aktivitas sel-sel kanker dan racun, termasuk kanker payudara.

4. Kedelai
Kedelai mengandung bahan kimia kuat yang telah terbukti untuk melawan kelangsungan hidup dan
penyebaran sel kanker. Kedelai telah terbukti untuk memblokir rangsangan kanker yang berhubungan dengan hormon tertentu seperti payudara (estrogen) dan prostat (androgen)
kanker. Pada wanita yang telah mengkonsumsi kedelai semenjak remaja, tumor kanker payudara biasanya kurang agresif dengan
tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi.
Namun, kemampuan kedelai untuk melindungi terhadap kanker payudara telah terbukti hanya
pada wanita yang mengkonsumsi sejak mereka masih remaja.

5. Kunyit (Curcumin)
Kunyit, bumbu utama dalam kari kuning, memiliki sifat inflamasi yang paling kuat dari setiap
bahan makanan yang dikenal saat ini. Kunyit telah terbukti di laboratorium untuk membantu
sel melawan kanker dan membuat kemoterapi lebih efektif.

6. Ikan salmon
Sebuah sumber omega-3 dan vitamin B12 dan D, salmon dapat menyediakan tubuh Anda dengan
nutrisi yang dibutuhkan untuk mengatur pertumbuhan sel dan mencegah kanker. Bahkan,
beberapa jenis vitamin B12 (methylcobalamin) terbukti efektif dalam pengobatan kanker.

7. Delima
Kandungan asam ellagic, suatu antioksidan kuat yang dapat menghambat enzim yang berperan
dalam perkembangan kanker payudara. Delima adalah
sumber yang kaya antioksidan dan juga telah dikaitkan dengan peningkatan kesehatan
jantung.
Anda bisa mendapatkan antioksidan
dengan minum satu cangkir (250 ml) per hari sangat dianjurkan untuk mencegah kanker payudara.
Hal ini karena kandungan polifenol
asam ellagic dengan sifat anti-oksidan yang mencegah pertumbuhan kanker.

8. Paprika
Sebagian besar memiliki beberapa fitokimia atau nutrisi yang akan membantu melawan kanker.
Paprika hijau mengandung klorofil  yang terbukti mampu mengikat karsinogen penyebab kanker yang ditemukan dalam usus. Paprika
merah memiliki keduanya capsaicin dan antioksidan karotenoid yang membantu anda mencegah dalam penyebaran sel kanker payudara.

9. Brokoli
Sayuran jenis kembang kol, kubis , dan brokoli
kaya sulforophane dan indoles, yang ditunjukkan untuk mengatur pertumbuhan sel dalam berbagai
cara dan membantu melawan berbagai kanker, termasuk payudara, kandung kemih, limfoma,
kanker prostat dan kanker paru-paru.

10- Kangkung
Bagi masyarakat yang tinggal di
perdesaan, mungkin jenis sayur ini tidak asing lagi di telinga mereka, yaitu kangkung.
Kangkung merupakan jenis tumbuhan sayur yang hidup di
sawah, di saluran irigasi, atau dimana saja yang terdapat air. Selain itu, ada juga jenis
yang bisa hidup di darat.
Bila Anda tinggal di kota dan sulit mencari sayur ini, Anda bisa pergi
ke pasar tradisional untuk mendapatkan sayur sehat ini.
Manfaat kangkung bagi
kesehatan kangkung darat
Sayur Kangkung bisa Anda tanam sendiri di pekarangan rumah, asalkan dirumah Anda ada kolam air dan lahan yang lembab.
Selain itu, sayur yang banyak
terdapat di daerah tropis ini bisa di masak dengan berbagai menu yang enak dan lezat.
Bagi Anda yang merupakan penggemar kangkung, Anda wajib tau seperti dijelaskan di bawah nanti untuk membudidayakan kangkung.
Kangkung yang
kaya akan nutrisi dan vitamin, ternyata bermanfaat bagi kesehatan tubuh Anda. Seperti
dilansir dari 7 manfaat di bawah ini
.

1. Meningkatkan kesehatan tubuh
Dengan rajin mengkonsumsi kangkung akan banyak yang
bisa Anda peroleh, salah satunya adalah meningkatkan kesehatan tubuh.
Zat antioksidan yang bernama phyuto yang kaya pada kangkung
ternyata dapat menangkal radikal bebas di dalam tubuh Anda. Tak hanya itu, kangkung juga
mengandung sejumlah besar vitamin A, C, B kompleks, asam folat,piridoksin, niasin, riboflavin dan pastinya sangat berguna bagi
kesehatan tubuh.
tentu bermanfaat kangkung bagi kesehatan

2. Kaya akan mineral
Jenis mineral yang banyak terdapat padakangkung adalah kalsium, mangan, besi, magnesium, tembaga, kalium, dan seng.
Kabar baiknya, kesemua mineral tersebut sangat
bermanfaat untuk respirasi sel dan meningkatkan produksi sel dalam darah.

3. Menyingkirkan bau mulut
Bagi Anda yang bermasalah dengan bau mulut.
Anda bisa mencoba mengkonsumsi kangkung.
Kangkung mengandung minyak esensial seperti estragole, cineol, icomene, dan phellandrene.
Minyak tersebut mampu membantu Anda untuk mengurangi bau mulut yang diakibatkan karena.mikroba di dalam mulut.

4. Mengontrol jumlah trombosit
Sebuah penelitian membuktikan bahwa kangkung mengandung zat kimia tertentu yang baik untuk
mengontrol jumlah trombosit di dalam darah.
Zat ini juga berfungsi untuk mencegah pembekuan darah di pembuluh darah jantung dan otak.

5. Mengurangi stres dan gula darah
Selain untuk mengontrol jumlah trombosit di dalam darah, kangkung juga bermanfaat meredakan
stres dan menurunkan kadar glukosa di dalam darah.
Selain itu, bagi Anda yang menderita penyakit diabetes, kangkung adalah obat alami mengatasi diabetes.

6. Mengobati sakit gigi
Sakit gigi adalah suatu hal yang sangat menyiksa di dunia ini.
Bila sakit gigi menyerang Anda, pasti akan sangat mengganggu aktivitas Anda, dan Anda akan menghindar dari kebisingan. Nah,
bisa dilakukan dengan mengunyah daun kangkung. Penyebab daun
kangkung bisa meredakan sakit gigi adalah minyak esensial di dalamnya yaitu eugenol bermanfaat sebagai zat antiseptik dan anestesi gigi.
cara alami mengobati sakit gigi

7. Meningkatkan nafsu makan
Bagi Anda yang tidak doyan makan dan menghilang nafsu makan, coba konsumsi sayur kangkung.
Kangkung mampu meningkatkan nafsu makan seseorang. Oleh karena itu sayuran ini baik
dikonsumsi mereka yang tidak doyan makan.
Kangkung juga dikenal sebagai obat dispepsia (mengobati gangguan pencernaan), perut
kembung, dan insomnia.

03 August, 2014

Cara Merangsang Buah Durian

           Teknik Merangsang Buah Durian
Teknik memunculkan buah durian di luar musim perlu menggunakan beberapa bahan aktif zat pengatur tumbuhan ZPT(zat perangsang tumbuh).
Zat tersebut berperan aktif untuk mengubah alur pertumbuhan pada
sel tanaman dengan cara menghambat pada waktu fase pertumbuhan vegetatif agar dapat merubah secepatnya muncul fase generatif (cepat berbunga dan berbuah).
Pengaturan Tanaman yang ingin di buahkan di luar musim harus
memenuhi beberapa kriteria antara lain;

- Tanaman sehat, dengan ditandai percabangan  merata, daun berwarna hijau tua mengkilap dan
tidak sedang terserang hama atau penyakit.

- Tanaman sudah cukup umur atau sudah pernah berbunga.

- Lebih utama tanaman tidak dalam fase gugur daun dan tidak
adanya pertumbuhan tunas tanaman dan daun
baru (pupus).
Teknologi Pembuahan buah durian di luar musim
sudah banyak di lakukan pada jaman nenek moyang
kita dulu dengan cara mekanis antara lain:

1. Kerat : Mengerat pembuluh floem (kulit pohon)
melingkar sepanjanglingkaran pohon sampai
kelihatan pembulutl xylem (kayu pohon).

2. Pruning: Memangkas daun, cabang dan ranting,
hingga pohon gundul atau tersisa sedikit daun.

3. Pelukaan: Melukai pembuluh floem dengan benda tajam. Bentuknya bias dengan mengerok, mencacah, memaku atau mengiris kulit kayu.

4. Pengikatan: Mengikat erat pohon dengan kawat hingga transpor hasil fotosintesa pembuluh floem terhambat.

5. Stressing air: Tidak menyiram tanaman hingga mencapai titik layu permanen, kemudian dengan
tiba-tiba melakukan penggenangan perakaran dan pangkal batang hingga jenuh air dalam waktu tertentu.

Kelima teknologi pengamatan konvensional ini, pada
prinsipnya adalah merubah perbandingan unsur carbon (C) dan nitrogen (N) dalam tanaman. Cara
konvensional ini mempunyai kelemahan yaitu tak terukur. Kalau aplikasinya kebetulan pas, ya berhasil. tapi kalau tidak pas ya gagal.
Dalam berbudidaya cara konvensional tersebut tidak di rekomendasikan, karena selain tidak bisa memberikan kepastian, juga dapat mengakibatkan
kerusakan pohon secara fisik dan fisiologis.

Cara terkini untuk membuahkan buah di luar
musim yang terukur dan paling banyak dipilih
adalah dengan menggunakan agro-chemica (kimia
pertanian), berupa bahan aktif zat pengatur
tumbuh (ZPT). Teknologi agro-chemical ini
merubah fisiologis tanaman dengan cara
menghambat rase pertumbuhan vegetatif dengan
peran hormon atau senyawa kimia tertentu, agar
muncul rase generatif - bunga dan buah.

Bahan aktif ZPT yang dapat di beli dan
di pergunakan untuk membuahkan durian di luar
musim diantaranya adalah kimia pertanian (NAA,
Auxin, dan Paklobutrazol). ZPT tersebut bisa di beli
di toko pertanian/toko kimia, Hortimart
AgroCenter Bawen-Semarang dan Trubus-
Ungaran. IndoBel hasil ekstraksi bahan-bahan
hayati dan organik bermutu tinggi yang sangat
berguna untuk meningkatkan kualitas dan
kuantitas hasil tanaman. Produk Indobel bias
didapat melalui sistem Penjualan Berjenjang (Multi
Level Marketing), tidak di jual melalui toko-toko.

Cara kerja dari ZPT kimia pertanian
Natrium NAA (Naphthyl Acetic Acid/Asam Naftali
Asetat), adalah jenis ZPT yang mempunyai
kegunaan mendorong pembungaan serempak pada
tanaman. Dengan konsentrasi 5-10 ppm/di baca
petunjuk pemakaian pada label kemasan, dengan
cara di semprotkan pada pangkal/cabang batang
yang telah di periksa akan kemunculan bunga dan
ke seluruh bagian bawah daun terutama tepat
pada stomata daun. Sebaiknya penyemprotan
dilakukan pada waktu pagi hari (jam 06.00 -
10.00).
Auxin secara khusus jarang diperdagangkan dengan
merk dagang tertentu, karena harganya per
miligramnya yang sangat mahal. Tergolong dalam
bahan laboratorium yang bisa didapatkan di toko
bahan kimia. Auxin digunakan dalam dosis kecil,
part per million (ppm), berfungsi untuk
merangsang perpanjangan sel, pembentukan bunga
dan buah, pertumbuhan akar pada stek batang.
memperpanjang titik tumbuh serta mencegah
gugur daun dan buah.
Paklobutrazol di pasaran memiliki nama dagang
diantaranya Patrol. Cultar. Goldstar. ZPT ini
berfungsi menghentikan fase vegetatif dan
memacu fase generatif. Penggunaan secara
berlebihan dapat mengakibatkan. batang dan
dahan getas daun mengeriting dan pertumbuhan
vegetatif dapat terhenti (stagnan) hingga kurun
waktu 3 tahun. Terbukti efektif di pergunakan
pada tanaman keras seperti mangga, apel, jambu
air, jeruk dan durian.

Pada dasarnya penggunaan ZPT ini di lakukan pada
saat tanaman di buahkan di luar musim dengan
memastikan kondisi tidak akan kekurangan nutrisi
yang di butuhkan.

Cara kerja Zat Perangsang Tumbuh IndoBel yaitu
jika menginginkan panen durian bulan Agustus -
November, maka sekitar bulan Maret tanaman
pada blok disemprotkan POWER NUTRITION 
air per pohon dan akanlebih bagus di tambah
penyemprotan 3-4 tutup POC NASA I tutup
HORMONIK per tangki setiap 7-10 hari sekali
sebanyak 3-4 kali + dipupuk NPK. Selain itu kira-
kira 3 bulan sebelumnya tanah areal penanaman
harus di keringkan. Jika waktu pengeringan turun
hujan. tanah di sekeliling tanaman dalam radius
5-7 meter di beri mulsa dan di buatkan saluran
pembuangan air. Setelah bunga
mekar dan menjadi buah atau 2 bulan setelah
bunga mekar + dipupuk NPK, usahakan tanaman
tidak mengeluarkan tunas daun karena dapat
menyebabkan terjadinya perebutan unsur hara
antara buah dan daun. sehingga perlu di siram atau
disemprot POWER NUTRITION lagi (I botol untuk
30-50 pohon).

selamat mencoba dan semoga sukses