Showing posts with label Bertani Palm oil. Show all posts
Showing posts with label Bertani Palm oil. Show all posts

16 January, 2016

Cara membuat pembibitan kelapa sawit

      Cara membuat pembibitan adalah kunci utama berkebun kelapa sawit.
Karena langkah ini selalu menjadi pilihan untuk menekan biaya berkebun.
     
    Membuat pembibitan kelapa sawit tidak susah. Asal tau ilmu dan cara kerjanya.
Untuk pemilihan bibit sebaiknya gunakan bibit yang baik dan berkualitas.
Jika bibit yang ditanam bagus. Maka peroses selanjutnya akan berdampak besar, salah satunya adalah hasil panen akan stabil dan melimpah.

  Cara pembuatan pembibitan kelapa sawit menggunakan media polybag dan tanah oplosan kompos.
Namun ini tidak menjadi patokan, sebab sawit ini adalah jenis tanaman yang cukup mudah ditanam.
Jika menggunakan tanah yang baik, maka resiko kematian benih menjadi lebih sedikit.
  
      Untuk Perawatan tidak boleh asal-asalan.
Jika bibit sawit tersebut rusak atau stres, maka dapat mengganggu pertumbuhan dan hasil produksi.
Oleh sebab itu lakukan penyiraman pada waktu pagi dan sore setiap hari.
    Untuk jarak polybag usahakan menggunakan jarak yang ideal.
Ukuran yang paling umum digunakan adalah 40 x 4,5 cm.
Tujuannya agar pelepah bibit dapat berkembang leluasa.
    Untuk pemupukan dapat diberikan setelah bibit setinggi 30 - 50 cm, dengan dosis 3 sendok makan  dan jangan terlalu dekat dengan pangkal batang.
Untuk pemupukan selanjutnya dilakukan setelah 14 hari dan dikerjakan secara rutin.
Pupuk yang dianjurkan adalah pupuk NPK.
   
    Penanaman bibit paling baik dilakukan saat bibit berumur 8 bulan dan batas waktu penanaman bibit berumur 18 bulan.

     Jika petani kesulitan membedakan kecambah yang baik. Maka sahabat petani bisa membuat kecambah sendiri dengan metode perkawinan / persilangan.
Cara mengawinkan sawit tidak begitu sulit.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah pemilihan pohon indukkan dan syarat utamanya pohon indukan harus sudah cukup umur untuk di ambil bibitnya.

  Pemilihan Indukan betina yang paling baik  adalah dilihat dari pohon yang biasa berbuah besar dan memiliki bobot paling berat diantara pohon yang lain.

  Pemilihan idukan jantan yang paling baik berdaging tebal dan memiliki keunggulan minyak paling baik diantara yang lain.

   Berikut adalah langkah yang harus ditempuh.
· Tunaslah pelepah penyangga buah muda yang akan di ambil kecambahnya menggunakan egrek.
· Ambillah bunga jantan pada indukan jantan yang akan di silangkan ke buah induk betina.
Syarat wajib bunga jantan adalah yang masih memiliki serbuk sari pada bunganya.
· Serbukkan bunga jantan tersebut pada buah induk betina.
· Kemudian buah tersebut dibungkus dengan kantong plastik bening dengan ukuran melebihi ukuran tandan buah.
· Setelah buah masak ( siap panen )  ambillah buah tersebut dan inilah bibit super buatan anda sendiri yang akan dibuat kecambah.

    Penyutiran bibit siap tanam ;
Syarat wajib yang harus dilakukan sebagai berikut ;
- Kwalitas bibit tidak baik daun berwarna kuning karena virus.
- Pertumbuhan bibit menjadi kerdil dan tidak sempurna.
- Daun rusak akibat virus atau hama.
- Bibit berdaun kering dan kondisi pelepah patah - patah akibat jamur ganoderma atau phytium sp.
- Bibit berbatang kecil dan dalam kondisi stres.

    Demikian sedikit informasi mengenai cara membuat pembibitan kelapa sawit sendiri.
Karena fungsi blog ini hanya ingin memberikan solusi dan menekan biaya berkebun.
Dilarang keras menjual hasil pembuatan bibit sendiri dari blog bertani ini. Karena setiap bibit / kecambah yang dipasarkan oleh perusahaan pembibitan itu lebih baik dan memiliki hak paten dari negara.
Artikel ini hanya diperuntukkan bagi petani pribadi serta berkelompok untuk belajar dan praktek secara langsung.
Tujuannya agar perkebunan kelapa sawit dimasa depan lebih baik secara berkesinambungan.

 

Sebagian poin halaman ini sedang masa uji coba dan belum disempurnakan.

        Sekian dan terimakasih

30 December, 2015

Cara membasmi Ulat api pada pohon kelapa sawit

      Ulat api dimasukkan ke dalam keluarga Limacodidae.
Penyebar utama dari ulat api adalah kupu-kupu.
Dari hasil pengamatan ulat api dapat diprediksi dari meledaknya populasi kupu-kupu.
Hewan ini paling banyak ditemui pada waktu berakhirnya musim kemarau ke musim penghujan dan tidak begitu banyak dimusim kemarau.
Namun paling banyak populasinya pada puncak musim penghujan.   
   
      Ulat api memiliki beberapa bentuk ada yang berbentuk bulat dan persegi panjang.
Namun yang terbentuk persegi panjang adalah jenis yang paling ganas dan paling merugikan.
Hewan ini menyimpan racun pada bulu-bulunya.
Jika kulit menyentuh bulu-bulunya akan terasa panas yang tak terkira.
Namun hanya dapat dipegang dengan tangan. Karena bulu halus ulat yang beracun tidak dapat menembus telapak tangan.

Ada beberapa jenis ulat api yang sering ditemui di perkebunan kelapa sawit dan menjadi hama.

· Setora nitens
· Setothosea asigna
· Thosea bisura
· Pioneta diducta
· Dana trima

Dari semua jenis ulat api di atas sangat merugikan petani kelapa sawit dan berakibat fatal bila tidak cepat ditanggulangi.
Karena daun kelapa sawit akan habis dimakan dan tinggal lidi-lidinya saja yang tersisa.
Akibatnya kelapa sawit akan kehilangan keseimbangan dalam proses berfotosinstesis.

      Dampak yang paling menonjol, pohon tidak memiliki kapasitas untuk tumbuh dengan baik, tidak lagi menanggapi rangsangan, tidak lagi mampu mempertahankan diri dari penyakit seperti pungi dan virus.
Akibatnya membuat buah menjadi kecil dan kehilangan bobotnya.

Berikut adalah penjelasan klarifikasi ulat api.
   

Klarifikasi
  · Kingdom : Animalia,
  · Filum      : Arthropoda,
  · Kelas      : Insecta,
  · Ordo       : Lepidoptera,
  · Family     : Limacodidae,
  · Genus     : Setothosea,
  · Spesies   : S. asigna van Ecke

   Hewan ini memiliki nafsu makan yang sangat tinggi pada malam hari dan kurang bernafsu makan di siang hari.
Jika pohon sudah terserang hama ini harus segera diatasi sedini mungkin.
Karena semakin besar bentuk tubuhnya akan berdampak besar kerusakannya.

    Cara membasmi ulat api untuk tanaman setinggi 1 meter sampai 3 meter dapat dilakukan penyemprotan dengan insektisida secara berkala.
Dengan dosis 10 cc untuk 15 liter air.
   Lalu bagaimana bila tanaman sudah mencapai 3 sampai 15 meter apakah harus disemprot ?.
Tentu tidak akan mungkin dilakukan bagi seorang petani kecil.

Maka dari itu ada cara yang lebih efisien untuk dilakukan dengan metode infus.
Metode ini sangat mudah dikerjakan dan sangat sederhana.
  
   Langkah awal yang harus dilakukan adalah sebagai berikut ;

          Bahan utama ;
  - Insektisida merk decis.
  - Kantong plastik es lilin ukuran 20 / 30 militer.
  - Air bersih secukupnya
  - Tali plastik / karet gelang.
  - Pisau

   Cara pelaksanaannya ;
· Potong akar muda atau yang masih hidup dengan pisau dan buat 3 - 4 potong akar.
· Kemudian masukkan air decis tadi sampai mencapai lebih dari setengah kantong plastik.
· Lalu masukkan akar sampai kedasar  Kantong plastik.
· Setelah semua selesai ikat dengan tali.
· Untuk dosis ±40-50 cc per 10 liter.
    Catatan ;
- Pelaksanaan dilakukan pada waktu pagi hari atau sore hari.
Jika penginfusan tidak selesai maka dapat dilanjutkan keesokan harinya.
- Pelaksanaan harus dilakukan setelah 1 hari sesudah panen. Karena metode ini diperuntukkan hanya yang memiliki rentang waktu panen 14 hari. Jika yang memiliki rentang waktu panen 10 hari dilarang menggunakan metode ini.
Karena tidak ada kesempatan tanaman untuk membuang racun.

   Keunggulan dari metode infus dapat membasmi ulat api dalam waktu 12 jam.
Karena jika penginfusan dilakukan pada waktu pagi atau sore hari. Maka keesokan harinya seluruh ulat pada daun akan berjatuhan atau rontok.

      Dengan cara ini dapat menjawab pertanyaan petani selama ini dan memberikan solusi.
Karena metode ini hasil pengamatan selama 3 tahun dan belum pernah ada yang mempublikasikannya.
    Semoga dari hasil ini seluruh petani dapat berbangga untuk sejenak dan mau memberi tau kan kepada sahabat petani yang lain.
Sebab ilmu tak akan bertambah, bila tak mau membagikannya kepada sesama.
  Semoga bermanfaat
        
               Sekian
                 Dan
           Terimakasih

29 December, 2015

Cara membunuh pohon kelapa sawit / peremajaan perkebunan kelapa sawit.

       Kelapa sawit adalah jenis tanaman perkebunan yang menjanjikan untuk berinvestasi jangka panjang.
Maka tidak heran, jika para investor lokal mau pun internasional banyak yang tertarik mengembangkan tanaman ini.
Karena tanaman ini memiliki masa hidup yang cukup panjang.
      
     Indonesia adalah negara yang memiliki  perkebunan rakyat dan perkebunan perseroan terluas didunia.
Namun rakyat yang bergerak  di bidang perkebunan sawit, banyak yang kurang pengetahui soal perawatan mau pun bagai mana cara peremajaannya.
Masalah ini disebabkan kurangnya penyuluhan  pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Akibatnya perkebunan rakyat kalah jauh dengan perkebunan perseroan.
Baik itu dalam bidang perawatan maupun produksi.
  
   Sebagian perusahaan perkebunan kelapa sawit, meremajakan perkebunannya menggunakan bahan kimia Natrium arsenit ( Na3AsO3 ).
Bahan kimia ini tidak dijual bebas di pasaran,
Hanya bisa di dapat di toko kimia.
     Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut.
Buat lubang dengan Bor kedalam batang pohon hingga mengenai ke inti batang pohon dan buat miring kearah bawah.
Tujuannya agar mudah untuk mengisinya.
Setelah lubang selesai dibuat, isilah lubang tersebut dengan Natrium arsenit.
Kemudian tutup lubang dengan bekas serpihan bekas lubang mata bor sampai rapat.
Jika serpihan kurang untuk menutupi lubang. Dapat diganti dengan tanah.
Bila menggunakan tanah usahakan tanah tersebut tidak mudah hilang digerus air hujan.
Untuk dosisnya 20 cc per pohon.
      
    Natrium arsenit mengandung racun yang sangat tinggi dan berbahaya.
Jika pohon yang sudah beri arsenit.
Maka jangan pernah memanen buah sawitnya.
Karena dalam buah sawit tersebut sudah mengandung racun yang dapat membahayakan manusia.

    Untuk meremajakan kelapa sawit mau pun membunuh pohon kelapa sawit yang tidak peroduktif di perkebunan rakyat.
Ada alternatif lain yang dapat dilakukan secara sederhana.
Tanpa harus mengeluarkan biaya yang sangat tinggi.
     Karena artikel ini bertujuan untuk memberikan solusi untuk menekan biaya operasional berkebun kelapa sawit.
Berikut adalah dua metode sistem infus dan sitem bor / suntik seperti cara diatas.

Sistem bor / suntik.
      Bahan-bahan ;
Herbisida.
Ember.
Air bersih.
Bor.

Cara membuat ;    
Tuangkan herbisida kedalam ember dengan dosis 250 cc dan tambahkan air sebanyak 10 liter.
Aduk sampai benar-benar merata.

Cara penggunaan ;
Buat lubang dengan Bor kedalam batang pohon hingga mengenai ke inti batang pohon dan buat miring kearah bawah.
Tujuannya agar mudah untuk mengisinya.
Setelah lubang selesai dibuat, isilah lubang tersebut dengan air herbisida sampai penuh.
Kemudian tutup lubang dengan bekas serpihan bekas lubang mata bor sampai rapat.
Jika serpihan kurang untuk menutupi lubang. Dapat diganti dengan sampah atau tanah.
Bila menggunakan tanah usahakan tanah tersebut tidak hilang digerus air hujan.
   
  Keterangan ;
Herbisida yang digunakan bisa bersifat glifosat mau pun kontak dan sistemik.
Seperti merk Round up atau sejenisnya, gramoxone atau sejenisnya dan garlon atau sejenisnya.
Jika menggunakan Round up dan gromoxne tambahkan aly 5 gram per 1 liter Round up dan gramoxone.

Sistem infus.
        Bahan-bahan ;
Garlon 1 botol.
Kantong Plastik es lilin ukuran 20 militer / 30 militer.
Tali rapia / plastik .
Air bersih

Cara membuat ;
Isilah plastik es lilin dengan garlon 2 sendok makan.
Kemudian tambahkan air hingga mencapai setengah plastik.

Cara penggunaan ;
Potong  3 sampai 4 akar yang masih hidup.
Ciri-cirinya bila dipotong masih basah.
Kemudian masukkan akar kedalam plastik es dan ikat dengan tali.

Ada cara yang lebih sederhana melakukannya yaitu potong Akar muda yang menempel dipohon lalu lakukan seperti cara diatas dan buat 2 - 3 kantong.

Keterangan ;
Herbisida yang digunakan bisa diganti dengan herbisida merk lain seperti oplosan round up dan aly.

  Catatan ;
Sistem infus batang ;
Membunuh kelapa sawit dengan sistem infus harus disembunyikan dari jangkauan bintang ternak dan anak-anak, bila dekat dengan pemukiman.

Sistem infus dasar ;
Ramuan herbisida tadi harus dimasukkan kembali kedalam bekas galian tanah, bila dekat pemukiman.
Karena untuk menghindari sesuatu yang tidak terduga.
    

      Rangkuman diskusi ;
Jika jamur ganoderma atau phytium sp menyerang lahan.
Maka masalah ini tak boleh dibiarkan, sebab jamur patogen berbahaya ini dapat menular pada tanaman baru.
   Lahan tersebut harus dibersihkan dan dibajak atau traktor.
Lalu biarkan lahan tersebut terpanggang cahaya matahari semalam 3 - 4 bulan.
Tujuannya agar jamur patogen berbahaya tersebut kehilangan habitatnya dan mati.

    Demikianlah sedikit informasi mengenai cara membunuh pohon kelapa sawit.
Semoga dapat memberikan solusi dan manfaat yang berkelanjutan.
Sekian dan terimakasih.

17 March, 2015

Cara membasmi gulma kayu di pohon kelapa sawit

Kelapa sawit adalah salah satu jenis tanaman keras yang berumur puluhan tahun.

Masa peremajaannya setelah berumur +25 tahun.

Pada umumnya gulma yang tumbuh dibatang pohonnya adalah paku-pakuan atau biasa disebut pakis dan kayu menjalar.
Jika gulma tersebut adalah pakis.
Maka gulma tersebut dibasmi dengan herbisida yang bersifat kontak. Pasti pakis akan mati dalam waktu satu  hari satu malam.

Pernahkah terpikir oleh petani,
bila gulma tersebut adalah kayu yang menjalar dan sudah tumbuh besar dibatang pohon ?.

Apakah petani tak merasa risih bila mata memandang hanya terlihat seperti hutan kecil di batang pohon kelapa sawitnya ?.

Semua itu memang dilema panjang yang tak pernah usai bila tidak segera diatasi.

Halaman ini sengaja hadir yang akan membahas masalah itu secara lugas.

Pertama-tama siapkan dahulu Bahan-bahannya.
Jika pohon gulma sudah terlalu besar.
Kira-kira batang pangkalnya sudah mencapai selengan orang dewasa,
Maka bahan-bahan yang harus disiapkan adalah.
• kantong plastik bening ukuran ½ kg 4 lembar.
• herbisida merek garlon,starlon atau sejenisnya 1 liter.
• Air bersih 3 liter.

Cara menggunakanya.
1• cari akar gulma yang cukup besar dan potong dengan golok atau benda tajam apa saja.
2• usahakan potongan akar gulma tersebut itu 2 batang akar atau 3 dan 4.
3• masukan garlon dalam plastik bening tadi dengan dosis 20 - 30 cc lalu tambahkan air sampai setengah ukuran plastik.
4• masukan potongan akar gulma tadi dalam kantong plastik tersebut, lalu satukan akar gulma dan ikat dengan tali.
5• buat 3 - 4 kantong  untuk gulma yang cukup besar dan subur.

Catatan:

Hasil dapat dilihat secara memuaskan setelah 4 minggu lamanya.
Karena proses kematian gulma itu perlahan-lahan tapi pasti.

Semoga artikel ini dapat membantu dan dapat memberi manfaat.
Dan jangan segan untuk memberi tau para petani yang lain.
Karena kesuksesan kita secara tidak langsung ada campur tangan orang lain.

Demikianlah sedikit informasi mengenai penanganan masalah gulma.
                      Sekian dan terimakasih.