20 February, 2015

Cara membuat pakan alternatif lele dumbo

     Ikan lele dumbo adalah salah satu jenis kelompok ikan predator yang paling rakus.
Jika diamati dari sifatnya ini.
Ikan lele dumbo mempunyai kemampuan bertahan hidup yang kurang baik dikelompoknya.
Karena ikan ini dapat menyerang dan memakan temannya sendiri disaat dia kelaparan.

Untuk pakan alternatif, petani bisa mencari solusi untuk menekan biaya pakan.

      Dibawah ini ada beberapa jenis bahan yang bisa petani rekomendasikan.

      Keong mas bisa menjadi solusinya.
Karena hewan ini banyak dijumpai di pinggir pematang sawah atau di daerah yang lembab berair.
Caranya mengaplikasikannya sangat mudah.
Daging keong dipisahkan dari cangkangnya.
Dengan cara dipecahkan dengan batu atau palu.
Lalu dagingnya bisa digunakan langsung oleh petani.
Jika ingin membuat pakan kering bisa juga dicampur dengan dedak halus.
Caranya daging keong dijemur sampai kering.
Lalu digiling sampai halus.
Kemudian dedak dan bubuk keong dicampur menjadi satu dan diaduk sampai rata. Bisa juga ditambah dengan vitamin.
Kemudian cetak dengan mesin atau dengan cara petani sendiri.

    Belatung atau set bisa juga jadi rekomendasi berikutnya.
Belatung bisa petani cari di kakus atau peternakan ayam petelur.
Mungkin cara ini terkesan menjijikkan. Tapi jangan salah.
Kalau produksi lele petani meningkat hanya karena binatang kecil ini.
Jika petani bingung cara mengambil  si binatang belatung ini.
Sahabat petani bisa menggunakan cara ini.
Cari botol bekas air minum mineral.
Potong menyilang seperti alat pengambil sampah dirumah.
Lalu pasangkan sebatang kayu untuk pegangan.
 
Demikian artikel singkat ini yang bisa dibagi buat para petani yang  mumpuni.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat untuk menjadi petani yang maju dan sukses.

15 February, 2015

Cara membasmi bambu

    Bambu termasuk keluarga dari rumput-rumputan.
Bambu dapat tumbuh di daerah beriklim tropis dan sub tropis.
Jadi wajar saja bila terkenal diseluruh dunia dengan sebutan dan nama berbeda-beda.

    Di Indonesia sendiri, bambu dikenal dengan sebutan bulu, pring, aur, dll.

    Klarifikasi
Kerajaan: Plantae
(tidak termasuk) Monocots
(tidak termasuk) Commelinids
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Upafamili: Bambusoideae
Superbangsa: Bambusodae
Bangsa: Bambuseae
Kunth ex Dumort.
Diversitas
Sekitar 92 genera dan 5.000 spesies.

    Bambu termasuk jenis tumbuhan yang paling sulit dibunuh sampai tuntas. Jika ditebang sampai habis lalu dibakar sampai gosong.
Bambu akan tetap tumbuh lagi dan lagi.
Tentu ini sangat memusingkan bagi para petani.

     Sebenarnya bambu memiliki anti tumbuh dari alam.
Tumbuhan ini bernama kemangi.
Caranya bambu di tebang sampai habis dan jangan biarkan ada tunas yang tersisa.
Setelah bambu kering, bakar bila tak ada tanaman di sekitar bambu.
Jika ada tanaman disekitarnya, batang-batang bambu dibersihkan dari rumpunannya.
Setelah bersih bibit kemangi ditanam disekitar rumpunan bambu.
Bisa juga disebarkan bijinya saja.

    Kapur putih (Batu gamping) dan ragi tape adalah cara sederhana yang dapat mematikan bambu, cara kerjanya gerus ragi dan kapur sampai halus.
Kemudian campurkan keduanya dan taburkan dirumpunannya.

    Karbit dan batang pohon pepaya juga dapat membantu.
pohon pepaya dipotong secukupnya.
Lalu belah pohonnya, kemudian masukan karbit didalam pohon pepaya tadi, setelah itu satukan kembali batang pohon pepayanya.
Cara mengaplikasikannya dikubur dibawah pohon bambunya.

    Ada juga cara lain seperti menggunakan soda api.
Taburi soda api lalu siram dengan air bersih.
Namun ini sangat berbahaya. Jadi harus berhati-hati mengaplikasikannya.
Mungkin saja soda api yang digunakan bisa mengenai kulit.

    Jika ingin membasmi bambu menggunakan herbisida.
Maka herbisida yang digunakan adalah bersifat glufosat seperti round up dicampur aly.
Namun kelemahannya tidak bisa sekali tuntas mati.
Butuh 3 sampai 4 kali semprot dengan dosis 250 cc per 15 liter air bersih.
Kemudian penyemprotan harus saat pohon bambu tumbuh subur.

     Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membantu  seputar informasi tentang bambu.
Jika pembaca memilki informasi lain tentang judul bahasan ini.
Saya harap jangan segan dan pelit untuk membaginya..

21 January, 2015

Cara memperbanyak EM4 / mengawetkannya.

  Dalam ilmu pertanian. Setiap hari semakin berkembang dan semakin inovatif.

Setiap petani memiliki kesempatan yang sama untuk sukses dalam bidangnya.

Untuk membuat formasi Em4 dengan cara mengawetkan atau memperbanyak EM4, tidak ada cara-cara khusus untuk membuatnya menjadi lebih tahan lama.

Jika anda petani yang banyak uang, pasti anda tidak akan mau repot untuk membuat dan mengembangkannya.

Mungkin anda hanya membelinya ditoko pertanian langganan anda.
Jadi buat anda yang merasa tidak memiliki modal lebih untuk bertani.
Anda bisa sedikit berhemat untuk mengawetkan atau mengembangkannya.

Fungsi utama dari EM4 adalah antibiotik yang membuat tanaman menjadi lebih baik. Karena tidak sakit.
Cara membuatnya sangatlah mudah dan tidak membuat anda pusing soal pengeluaran yang anda perhitungkan.

Bahan-bahan ;
EM4 1 liter
Air matang 4 liter
Dedak halus ( bekatul ) 250 gram
Gula merah (gula pasir) 150 gram
Terasi (belacan) 100 gram

Cara membuat ;

Rebus gula dengan air secukupnya sampai mencair .. lalu diamkan sampai dingin.
Kemudian campur air matang dengan dedak dan terasi. Aduk sampai terasi larut dalam air.
Masukkan gula yang dingin tadi ke dalamnya.
Aduk-aduk sampai merata.

Kemudian simpan kedalam jerigen yang tertutup rapat hingga 14 hari.

Setelah 14 hari,
Buka tutupnya dan lihat apakah instrumen anda sukses atau tidak..
Ciri ciri Em4 buatan anda berhasil adalah larutan tersebut berbau wangi tape agak asam.
Jika larutan tesebut berbau busuk maka Em4 buatan anda gagal.

Setelah anda melihatnya,
Kemudian tutup kembali, buatlah tutupnya menjadi kendur agar bakteri didalamnya dapat menukar udara.

Perhatian ;
Jika anda ingin membuat dengan skala besar. Maka anda dapat menambah perhitungan diatas..
Bila anda ingin membuat instrumen yang sama seperti diatas.
Maka jangan mengurangi ukuran yang diatas.
Jika petani di suatu negeri itu maju.
Maka negeri itu akan makmur dan terhindar dari kelaparan.

Baca informasi lain;
Mengenal EM-4

  Demikian lah sedikit informasi mengenai cara memperbanyak EM4.
Semoga bermanfaat dan sukses.
Sekian dan terimakasih.

27 November, 2014

Zat pengatur tumbuh ( ZPT )


       ZPT adalah singkatan dari zat pengatur tumbuh.

Zat pengatur tumbuh terdiri dari
senyawa senyawa organik sintetik.
Namun mempuyai efek yang sama dengan fitohormon.
Fitohormon adalah hormon tumbuhan senyawa organik  dalam jumlah besar dari bagian tertentu pada tanaman.
Pada umumnya dapat merespon secara fisiologis, morfologis dan bio kimia..

Fitohormon bagian proses regulasi genetik yang berfungsi sebagai prekursor.
Pengaruh lingkungan dapat memicu konsentrasi hormon bila telah mencapai batas tertentu.
itu disebabkan oleh jumlah gen yang semula tidak aktif akan bereaksi.
Tumbuh yang berevolusi adalah bagian proses adaptasi dalam pertahanan diri dari kelangsungan hidup dalam individunya sendiri..

Fitohormon terdiri dari auksin,sitokinin, giberelin, dll.

Fungsi AUKSIN

1. Perkecambahan biji. Auksin akan
mematahkan dormansi biji (biji tidak mau berkecambah) dan akan merangsang proses perkecambahan biji.
Perendaman biji/benih dengan Auksin juga akan membantu menaikkan kuantitas hasil panen.

2. Pembentukkan akar. Auksin akan memacu proses terbentuknya akar serta pertumbuhan akar dengan lebih baik.

3. Pembungaan dan pembuahan.
Auksin akan merangsang dan mempertinggi prosentase timbulnya bunga dan buah.

4. Mendorong Partenokarpi.
Partenokarpi adalah suatu kondisi dimana tanaman berbuah tanpa fertilisasi atau penyerbukan sehingga dapat menghasilkan
buah tanpa biji.

5. Mengurangi gugurnya buah sebelum waktunya.

6. Mematahkan dominansi pucuk / apikal, yaitu suatu kondisi dimana pucuk tanaman atau akar tidak mau berkembang.

Bahan larutan AUKSIN
Bahan-bahan :
Bekicot / Keong mas 1 kg.
Gula / tetes tebu 1 kg.
EM4 100 ml.
Air bersih 5 liter.

Cara membuat :
Rebus bekicot dalam air sampai mendidih. lalu ambil dagingnya saja.
Setelah itu masukan dalam wadah yang berisi EM4, air, gula yang sudah larut dan sambil diaduk sampai merata..
Kemudian simpan dalam jerigen yang ditutup rapat sampai 2 minggu.
Pada saat penyimpanan jangan sampai terkena sinar matahari secara langsung..

Fungsi SITOKININ

1. Pembelahan sel dan pembesaran sel.
Sitokinin memegang peranan penting dalam proses pembelahan dan pembesaran sel, sehingga akan memacu percepatan pertumbuhan pada tanaman.

2. Pematahan Dormansi biji. Sitokinin berfungsi untuk mematahkan dormansi (tidak mau
berkecambah) pada biji-bijian tanaman.

3. Pembentukkan tunas-tunas baru juga dapat di rangsang dengan penggunaan Sitokinin.

4. Penundaan penuaan atau kerusakan pada hasil panenan, sehingga lebih awet.

5. Menaikkan tingkat mobilitas unsur-unsur dalam tanaman.

6. Sintesis pembentukkan protein akan meningkat.

Bahan larutan SITOKININ
Bahan-bahan :
Bonggol pisang 1 kg.
Gula 1 kg.
EM4 100 ml.
Air bersih 5 liter.

Cara membuat :
Giling / cacah / blender bonggol pisang sampai halus.
Kemudian campurkan semua bahan tersebut menjadi satu.
Lalu aduk-aduk sampai tercampur rata.
Setelah itu masukan kedalam  jerigen / wadah apa saja yang tertutup rapat.
Diamkan selama 2 minggu. supaya fermentasi sempurna dan jauhkan dari sinar matahari secara langsung.

Fungsi GIBERELIN

1. Mematahkan dormansi atau hambatan pertumbuhan tanaman. sehingga tanaman dapat
tumbuh secara normal (tidak kerdil) dengan cara mempercepat proses pembelahan sel.

2. Meningkatkan pembungaan.

3. Memacu proses perkecambahan biji. Salah satu efek giberelin adalah mendorong terjadinya sintesis enzim dalam biji seperti
amilase, protease dan lipase dimana enzim tersebut akan merombak dinding sel endosperm biji dan menghidrolisis pati dan
protein yang akan memberikan energi bagi perkembangan embrio diantaranya adalah radikula yang akan mendobrak endosperm,
kulit biji atau kulit buah yang membatasi pertumbuhan/perkecambahan biji sehingga biji
berkecambah.

4. Berperan pada pemanjangan sel.

5. Berperan pada proses partenokarpi.
Dalam beberapa kasus pembentukan buah dapat
terjadi tanpa adanya fertilisasi atau
pembuahan, proses ini dinamai partenokarpi.

Bahan GIBERELIN
Bahan-bahan :
Rebung bambu 1 kg.
Air Gula / tetes tebu 1 kg.
EM4 100 ml.
Air bersih 5 liter.

Cara membuat :
Giling / cacah / blender Rebung yang sudah dibersihkan sampai benar-benar halus.
Kemudian campur semua bahan menjadi satu. lalu aduk-aduk sampai rata..
Setelah itu simpan dalam wadah / jerigen yang ditutup rapat.
Diamkan selama 2 minggu sampai fermentasi menjadi sempurna.

30 September, 2014

keterangan tanaman dari artikel sebelumnya

Keterangan jenis tanaman sebelumnya

Selamat datang di galeri foto.
Dibawah ini adalah beberapa contoh foto yang mungkin dapat membantu anda.
Galeri foto ini berhubungan dengan satu persatu artikel terbitan sebelumnya.
Galeri foto ini akan selalu diperbaharui terus menerus.
Maka dari itu ini adalah rangkuman seluruh artikel terbitan.








Titonia



Daun serai






kunyit









Jahe




Lengkuas atau laos




Dadap serep





Bunga taik ayam / taik kotok (Tagetes erecta L.)






Daun Sembukan/kentut.







27 September, 2014

Cara membuat pupuk kocor (UREA, SP-36, KCL dan NPK )

     Pupuk kocor merupakan  strategi jitu untuk menghemat biaya betani dan mendapatkan hasil maksimal dalam bercocok tanam.
Pupuk kocor dapat diaplikasikan pada tanaman palawija, sayur-mayur dan holtikultura.
Namun dosis yang digunakan berbeda-beda, tergantung dari tingkat kebutuhan unsur hara pada tanaman.
    
     Cara pembuatan pupuk kocor di bagi menjadi dua yaitu secara kimiawi dan alamiah ( organik ).

Secara kimia ;
    Pupuk kocor dari bahan kimia dapat dibuat dengan pupuk berkadar N (urea), P (sp-36) dan K (kcl).
Namun agar hasil pupuk kocor berkualitas baik. Maka harus menghitung  jumlah kandungannya terlebih dahulu.
Supaya pupuk kocor tersebut cepat direspon oleh tanaman.
Berikut adalah contoh bahan utama dan cara pembuatnya.

    Bahan-bahan ;
Pupuk urea = 1 kg.
EM4 = 50 cc  (50 ml).
Air = 5 liter.

Cara membuat ;
- Masukkan pupuk urea kedalam jerigen yang berisi air, lalu aduk-aduk hingga mencair.
- Kemudian masukkan EM4 kedalamnya dan aduk-aduk lagi hingga merata.
- Setelah itu tutup jerigen hingga rapat dan simpan ditempat yang teduh minimal 3 hari sebelum digunakan.
- Dosis 70 - 100 cc untuk 15 liter air dan pengocoran dilakukan pada waktu sore hari dengan jarak 2 - 6 cm dari batang pohon untuk tanaman sayur-mayur dan palawija.

Keterangan ;
- Untuk pembuatan pupuk berkadar P (sp36), K (kcl) dan NPK (mutiara) lakukan seperti cara diatas.

Secara alami ( ORGANIK) ;
     Membuat pupuk kocor dari bahan-bahan alami adalah jalan alternatif menekan biaya pembelian bahan baku pupuk kimia. Karena ketersediaan  bahan baku masih banyak tersedia dari alam.
Berikut adalah contoh bahan utama pembuatan pupuk kocor secara alamiah.

Bahan-bahan ;
•  Tepung daun petai lamtoro 1 kg.
•  Tepung biji kacang panjang 1 kg.
Urin sapi  / kambing 1 liter.
Dedak halus 3 ons.
Gula merah / pasir  2 ons  / 10
   sendok makan.
Terasi ( belacan ) 10 gram.
EM4.

   Cara membuat ;
1. Jika menggunakan gula merah, rebus dengan air terlebih dahulu sampai mencair.
2. Giling / tumbuk terasi sampai halus.
3. Masukan semua bahan kedalam jerigen ( ukuran 20 liter ) menjadi satu kecuali em4.
4. Kemudian masukkan air bersih kedalam jerigen dan aduk-aduk sampai rata.
5 . Setelah rata, lalu tambahkan em4 dan aduk kembali hingga merata.
6. Setelah semua selesai. Tutup jerigen sampai rapat dan simpan selama 14 hari. Setiap 3 sampai hari sekali, buka tutup jerigen dan kemudian tutup lagi.

Cara penggunaan ;
Larutkan pupuk dengan air bersih didalam ember.
Untuk dosis 1 - 2 gelas.
Lakukan pemupukan 3 - 6 atau 14 hari sekali untuk tanaman palawija.
Jika tanaman holtikultura  seperti kelapa sawit, lakukan pemupukan 1 - 2 minggu sekali.

   Semoga bermanfaat dan sukses.
        Sekian dan terimakasih.

19 September, 2014

Cara membuat pungisida (Antraknosa)

Pungisida adalah pembasmi jamur pada tanaman.
Maka dari itulah petani dapat menyelamatkan tanamannya dari jamur.
Jamur yang sangat merugikan para petani adalah jenis jamur Antraknosa.
Pada umumnya jamur antraknosa menyerang batang, daun dan buah.
Biasanya batang dan buah menjadi busuk.
Jenis jamur ini dapat di basmi dan di cegah penyebarannya.
Oleh sebab itu di bawah ini ada beberapa cara sistem pengendalian dengan Organik.

Untuk Cabai, ketimun, tomat, kentang dan kacang-kacangan
Bahan-bahan :
• Bawang putih 130 gram
• Temu ireng  100 gram
• Temu lawak 100 gram
• Umbi gadung 100 gram
• Kencur 100 gram
• Kunyit putih 100 gram
• Air bersih 5 liter

Cara membuat :
Semua bahan di giling sampai halus.
Lalu tambahkan air bersih 5 liter.
Simpan dalam jerigen yang tertutup rapat selama seminggu.

Cara penggunaan:
Gunakan 1 liter untuk disemprotkan
Lakukan  penyemprotan pagi atau sore hari  2 kali dalam seminggu.

Keunggulan : 
Selain untuk mencegah pungi(jamur).
Pungisida ini dapat digunakan sebagai pupuk dengan cara di siramkan(kocor) 2 cm dari pangkal batang pohon.

Cara kedua
Bahan-bahan :
• Jahe  gram
• lengkuas  3 gram
• Kunyit 300 gram
• Air secukupnya

Cara membuat :
Semua bahan di giling sampai halus.
Lalu saring/peras dan ambil airnya.

Cara penggunaan :
Gunakan 2 - 3 sendok makan untuk 14 liter air bersih.
Lakukan penyemprotan pagi atau sore selama 2 kali dalam seminggu.

Keunggulan :
Jamur akan berkurang lebih cepat jika di gunakan secara rutin.
Tanaman akan terhindar dari jamur jika di gunakan secara rutin,
Karena dapat dijadikan sebagai sistem pencegahan tumbuhnya jamur.

Cara mengatasi pungi Fusarium
oxysporum penyebab penyakit busuk batang.
Pada umumnya jamur ini banyak menyerang  tanaman vanili.
Berikut ini adalah informasi ulasannya.

Bahan-bahan:
• Daun  cengkeh  100 gram

Cara membuat :
Giling cengkeh sampai halus dan lembut.

Cara penggunaan :
Tanam di sekitar akar tanaman.
Taburkan pada bawah batang pohon 2 - 3 cm dari batang pohon.
Dosis :
Gunakan 50 gram untuk satu pohon vanili.

Untuk mengatasi busuk batang dan layu pada tanaman tomat.
Bahan-bahan :
• Kunyit 1½ kg
• Blengge 1½ kg
•  Pucuk daun bambu muda 2 kg
• Air bersih 10 liter

Cara pembuatan :
Gilinglah kunyit,  blengge dan pucuk daun bambu secara terpisah. 

Rendam gilingan kunyit dan blengge dalam air secara terpisah dan masing-masing 2 liter air.
Rendam gilingan pucuk bambu dalam air 10 liter.
Semua rendaman di tutup rapat,
Lalu biarkan selama 2 minggu.
Setelah 2 minggu campur semua bahan menjadi satu.
Aduk sampai merata.

Cara penggunaan :
Tambahkan pada 20 liter air bersih.
Lalu siramkan pada pohon sampai keakar.

Catatan :
Untuk pohon tomat siramkan saja pada batang yang terinfeksi.